Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Erwin Soroti Nasib Petani Walet, Minta Pemerintah Hadirkan Program Stimulan di RPJMD Kukar
    Advertorial

    Erwin Soroti Nasib Petani Walet, Minta Pemerintah Hadirkan Program Stimulan di RPJMD Kukar

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraAgustus 4, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi I DPRD Kukar Erwin. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Anggota Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Erwin, menyoroti belum adanya perhatian serius terhadap petani walet dalam program-program pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Pembahasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2025–2029 yang berlangsung di ruang rapat Banmus DPRD Kukar, Senin (4/8/2025).

    Erwin menilai, visi dan misi RPJMD yang menekankan kemajuan dan kesejahteraan daerah seharusnya juga menyentuh sektor-sektor riil yang selama ini menopang ekonomi masyarakat, termasuk para petani walet.

    “Selama ini petani walet di Kukar belum pernah tersentuh program secara langsung. Padahal dulu, harga sarang walet bisa mencapai Rp12–13 juta per kilogram. Sekarang, kualitas bagus saja dihargai paling tinggi Rp3 juta, sementara yang di bawah itu hancur harganya,” ujarnya.

    Menurut Erwin, penurunan tajam harga jual sarang walet telah berdampak signifikan terhadap penghasilan dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa selama beberapa tahun terakhir, sektor ini menjadi salah satu penopang ekonomi lokal di sejumlah wilayah di Kukar.

    “Kalau ada masalah seperti ini, seharusnya pemerintah hadir. Saya harap program stimulan untuk petani walet bisa dimasukkan ke dalam RPJMD ini,” tegasnya.

    Erwin menilai, jika RPJMD ingin benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung kesejahteraan yang berkelanjutan, maka penyusunan program harus berbasis pada potensi lokal dan kondisi ril di lapangan.

    Ia berharap ke depan, pemerintah lebih tanggap terhadap dinamika ekonomi masyarakat dan mampu merancang kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tapi juga kesejahteraan pelaku usaha kecil dan menengah, termasuk petani sarang burung walet. (Hf/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.