Halonusantara.id, Samarinda – Aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) yang berlokasi di Jakarta kini menunjukkan wajah baru. Bangunan yang sebelumnya difungsikan sebagai wisma penginapan, telah disulap menjadi hotel bernama Blue Sky Pandurata, hasil kerja sama antara PT Migas Mandiri Pratama (MBS) dan PT Blue Sky.
Transformasi ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, usai melakukan kunjungan langsung ke lokasi beberapa waktu lalu. Ia menyebut, pengelolaan aset tersebut dilakukan secara profesional dan memberikan dampak positif bagi daerah.
“Kita melihat bahwa tidak mudah memiliki aset di Jakarta yang bisa dikelola secara profesional. Lewat kerja sama ini, aset kita kini berubah jadi hotel dan sudah beroperasi cukup baik,” ujar Firnadi, Selasa (1/7/2025).
Hotel tersebut telah dikelola melalui skema kerja sama sejak tahun 2009. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, berbagai pembenahan telah dilakukan oleh pihak pengelola untuk menjaga kualitas layanan agar tetap kompetitif di tengah persaingan ketat industri perhotelan di Jakarta.
Firnadi mencatat, kinerja hotel saat ini cukup stabil. Setiap tahunnya, kontribusi berupa peak cost sebesar Rp904 juta rutin masuk ke kas daerah melalui APBD Kaltim. Namun, ia menekankan pentingnya peningkatan skema bagi hasil sebagai tambahan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami berharap ke depan, bagi hasil dari pengelolaan hotel ini bisa lebih ditingkatkan agar memberikan sumbangan nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tutupnya. (Eby/Adv)

