Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Gali Potensi Ekraf, DPRD Samarinda Sebut Ada Potensi Besar
    Advertorial

    Gali Potensi Ekraf, DPRD Samarinda Sebut Ada Potensi Besar

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraOktober 18, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani (istimewa).

    Halonusantara.id, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani mengungkapkan Kota Samarinda memiliki potensi dalam mengembangkan Ekonomi Kreatif (Ekraf) guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Ia menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda setidaknya harus mengembangkan potensi Ekraf, sebab, sektor ini dinilai akan memberikan hasil yang cukup besar jika dapat dikembangkan oleh Pemkot Samarinda.

    “Potensi itu harus dikembangkan supaya hasilnya juga dapat maksimal, ini adalah sektor yang penting untuk diseriusi,” ucapnya.

    Saat ini Samarinda telah memiliki Sarung Tenun Samarinda yang sudah menjadi industri kerajinan tangan warga di sekitar Kampung Tenun, Samarinda Seberang. Sehingga sudah seharusnya ada upaya dari Pemkot Samarinda, agar kerajinan warga Samarinda itu perlu dikembangkan lebih serius

    Walaupun, Samarinda telah memiliki Sarung Tenun sebagai industri kerajinan tangan warga di sekitar Samarinda Seberang. Namun, sudah seharusnya ada upaya Pemkot Samarinda agar dapat mengembangkan potensi Ekraf. Terlebih jelang perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Harus ada dorongan dari Pemkot untuk memberikan para pengrajinnya edukasi. Jangan sampai hanya wacana-wacana saja,” bebernya.

    Dia pun menyarankan agar Pemkot Samarinda bisa melihat bahwa produk sarung Samarinda, ada di pabrik yang ada di Tasikmalaya. Tentu hal ini terkesan mengejutkan, Padahal notabene kain tersebut merupakan kain tradisional Samarinda.

    “Itulah kenapa kami di dewan mendorong, agar menerapkan industrialisasi pada salah satu produk khas Samarinda itu. Karena yang saya lihat Samarinda ini punya potensi, mendatangkan orang ahli teknologi, nanti orang kita yang melanjutkan tapi dibikin di kampungnya,” ujarnya.

    Adapun data pengrajin di Samarinda yang masih menggunakan alat tradisional, masih sangat banyak. Produknya pun dijual lebih tinggi dari biasanya, sedangkan di Tasik Malaya, dijual secara miring.

    “Produk dengan harga terjangkau itu yang lebih dicari. Dengan menggunakan sistem pabrikan dengan teknologi modern menurutnya akan membuatnya efisien. Tingkatkan, jadikan industri,” tutupnya.(HN/Adv/Eby)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Disketapang Kukar Kembangkan Sorgum dan Jelai dari Budidaya hingga Pemasaran

    November 5, 2026

    DP3A Kukar Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental dalam Pernikahan Usia Dini

    November 5, 2026

    Sembilan Bus Sekolah Tersebar di Kukar, Dishub Bidik Wilayah Sulit Akses

    November 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,014 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,912 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.