Halonusantara.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) semakin menegaskan komitmennya untuk memperluas akses internet ke seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil yang selama ini masih menghadapi keterbatasan jaringan digital.
Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa konektivitas digital saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan telah menjadi kebutuhan dasar yang harus dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.
“Seluruh warga Kaltim harus mendapatkan akses layanan digital yang setara. Tidak ada yang boleh terpinggirkan, meskipun mereka tinggal jauh dari pusat kota,” ujar Rudy, Jum’at (25/7/2025).
Fokus utama pemerintah saat ini adalah menjangkau kabupaten-kabupaten seperti Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu, serta sebagian wilayah Berau dan Paser, yang masih menghadapi kendala jaringan.
Menurutnya, perlu ada inovasi teknis agar akses internet bisa lebih efektif dan efisien, terutama di medan yang sulit dijangkau.
Salah satu solusi yang disoroti adalah pemanfaatan infrastruktur milik PLN untuk membangun jaringan fiber optik. Langkah ini dinilai lebih praktis dan ekonomis dibandingkan harus mendirikan menara BTS di daerah terpencil.
“Dengan memanfaatkan jalur kabel listrik milik PLN, layanan internet dan Wi-Fi dapat sampai ke desa-desa terpencil, sekaligus memudahkan komunikasi berbasis aplikasi seperti WhatsApp tanpa harus bergantung pada jaringan seluler GSM,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, perwakilan PT Telkom di wilayah Bontang dan Kutai Timur, Ari Iryanto, memaparkan kondisi jangkauan layanan digital saat ini. Dari 140 desa di Kutai Timur, sudah ada 103 desa yang tersambung internet, sementara 37 desa masih belum terjangkau alias blankspot.
“Semua kecamatan di Kutai Timur kini sudah terlayani jaringan internet. Untuk jaringan seluler, sekitar 73 persen wilayah sudah tercover dengan 265 perangkat aktif dari Telkomsel yang tersebar di beberapa desa,” katanya.
Penguatan jaringan digital di wilayah ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkecil kesenjangan digital di Kaltim. Kolaborasi antar berbagai pihak dan pemanfaatan teknologi yang tepat diharapkan mampu mempercepat transformasi digital secara merata di seluruh pelosok daerah.
Dengan demikian, seluruh masyarakat Kaltim dapat menikmati layanan digital yang menunjang berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

