Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Jalan Baru Sudah Rusak, Subandi Desak Evaluasi Total Proyek Infrastruktur
    Advertorial

    Jalan Baru Sudah Rusak, Subandi Desak Evaluasi Total Proyek Infrastruktur

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 19, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ilustrasi Proyek Infrastruktur Di Samarinda. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Kualitas proyek infrastruktur kembali disorot DPRD Kalimantan Timur menyusul rusaknya Jalan Tembus Sambutan–Merdeka hanya dalam waktu tiga bulan setelah diresmikan. Jalan yang seharusnya menjadi akses vital warga itu kini malah menimbulkan kekhawatiran publik.

    Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menyebut kerusakan dini ini sebagai sinyal kuat bahwa sistem pengawasan dan pelaksanaan proyek masih bermasalah. Ia menuding lemahnya kontrol kualitas selama proses konstruksi sebagai penyebab utama kegagalan fungsi infrastruktur tersebut.

    “Ini bukan sekadar retak atau lubang kecil. Jika proyek baru langsung rusak, jelas ada yang tidak sesuai standar—apakah itu dari bahan, metode pengerjaan, atau minimnya kontrol teknis dari pemerintah,” tegas politisi PKS itu.

    Subandi juga mengingatkan bahwa proyek tersebut kemungkinan masih berada dalam masa pemeliharaan yang wajib ditanggung oleh kontraktor. Karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Samarinda tidak gegabah menggunakan kembali dana publik untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

    “Kita ingin penegasan soal siapa yang bertanggung jawab. Jangan sampai kerugian negara berulang karena kelalaian yang dibiarkan,” katanya.

    Lebih lanjut, ia menyoroti potensi bahaya yang lebih besar di sekitar jalur tersebut, khususnya ancaman longsor akibat struktur tanah yang labil dan sistem drainase yang buruk. Menurutnya, perbaikan tak bisa hanya sebatas menambal kerusakan, melainkan harus melalui evaluasi menyeluruh terhadap desain hingga pelaksanaan.

    “Ini soal keselamatan warga. Kalau hanya sekadar tambal sulam, artinya kita membiarkan potensi bencana terus mengintai,” ujar Subandi.

    Sebagai solusi jangka panjang, ia mendesak Pemkot dan instansi terkait agar memperkuat sistem pengawasan sejak awal proyek dimulai dan tidak ragu memberikan sanksi kepada rekanan yang tidak profesional. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.