Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Jangan Sampai Hadir Masalah Baru Pada Proyek Pembangunan Terowongan
    Advertorial

    Jangan Sampai Hadir Masalah Baru Pada Proyek Pembangunan Terowongan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJanuari 18, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read

    Halonusantara.id, Samarinda – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda kembali membahas kesiapan pembangunan Terowongan Selili.

    Pembangunan terowongan ini menjadi hangat diperbincangkan oleh masyarakat umum. Pasalnya masyarakat kini menunggu proses pembangunan tersebut.

    Hal ini disampaikan oleh Sekertaris Komisi III DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie saat usai menggelar rapat bersama Dinas PUPR di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Samarinda, Rabu (18/1/2023).

    Novan mengatakan bahwa agenda yang dilakukan untuk memberi ruang kepada Dinas PUPR untuk memaparkan tentang kesiapan mereka terhadap pembangunan Terowongan di Selili. Mengingat pembangunan tersebut diprediksi rampung pada tahun 2024.

    Bahkan, berdasarkan pemaparan Dinas PUPR Kota Samarinda kepada Komisi III DPRD Samarinda dalam tahun 2023 mereka menargetkan pembangunan fisik mencapai 50 persen.

    “Dalam tahun 2023 ini PUPR menargetkan pembangunan fisik sampai 50 persen lebih, dan progres pembangunan fisik ditargetkan berjalan di bulan maret tahun ini,” katanya.

    Selain memperhatikan pemaparan tentang progres pembangunan terowonga oleh Dinas PUPR, Novan juga menyampaikan pihaknya turut memberikan masukan sebagai upaya mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi. Diantaranya yakni, efek kemacetan dari proses pembangunan, dampak pembangunan terhadap sistem drainase.

    Dengan adanya pembangunan ini, kata Legislator Golkar bahwa jangan sampai menimbulkan masalah baru disekitar wilayah pembangunan.

    “Masukan ini kita sampaikan agar pelaksana pembangunan bisa mewanti-wanti, soal gimana nanti arus lalu lintas pada saat pembangunan dan juga bagaimana arus drainase agar aliran air tidak mengalir ketempat lain, apalagi sampai terjadi banjir, itu yang kita antisipasi,” paparnya.

    Sebagai informasi, Total panjang proyek pembangunan terowongan sekitar 700 meter dan membutuhkan anggaran sebanyak 395 Miliar.

    Politikus Golkar tersebut berharap proses pembangunan ini bisa berjalan lancar agar kemacetan yang terjadi di Jalan Otto Iskandar bisa segera teratasi. (HN/ADV/Eko).

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Pemkab Ingin Erau Tak Berhenti di Kukar, Generasi Muda Diminta Jadi Pewaris

    September 21, 2026

    Erau 2026 Dimulai, Kukar Perkuat Budaya Sebagai Daya Tarik Wisata

    September 21, 2026

    Antisipasi Kekosongan Jabatan, Pemkab Kukar Kebut Pemetaan Pegawai

    September 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,010 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,909 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.