Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Jaya Mualimin: Vaksin Bukan Alat Bisnis, Tapi Senjata Penting Selamatkan Nyawa
    Advertorial

    Jaya Mualimin: Vaksin Bukan Alat Bisnis, Tapi Senjata Penting Selamatkan Nyawa

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 12, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin. (Na)

    Halonusantara.id, Samarinda – Di tengah maraknya hoaks dan kesalahpahaman soal vaksin, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa vaksin bukanlah komoditas bisnis seperti yang dituduhkan sebagian kalangan, melainkan instrumen penting dalam sistem kesehatan masyarakat global.

    “Vaksin bukan alat bisnis. Vaksin adalah bagian penting dari perlindungan kesehatan masyarakat, yang telah menyelamatkan jutaan nyawa dari penyakit menular,” tegas Jaya, Sabtu (12/7/25).

    Pernyataan tersebut muncul sebagai respons atas narasi yang menyudutkan program vaksinasi seolah hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu.

    Menurut Jaya, anggapan itu keliru dan berbahaya karena bisa memicu penolakan vaksin, yang pada akhirnya merugikan masyarakat sendiri.

    Ia menegaskan bahwa setiap vaksin yang digunakan telah melalui uji keamanan dan efektivitas secara ketat, serta telah digunakan secara luas di berbagai negara. Keberhasilan vaksin dalam mengendalikan berbagai wabah seperti polio, hepatitis, hingga difteri, menjadi bukti nyata manfaatnya.

    “Kalau vaksin hanya soal untung-rugi, negara-negara di dunia tidak akan berbondong-bondong menjalankan program vaksinasi massal. Ini bukan tentang uang, tapi tentang nyawa,” katanya.

    Salah satu vaksin yang disoroti adalah Hexavalent, yang mampu memberikan perlindungan terhadap enam penyakit sekaligus. Jaya menyebut vaksin ini sebagai contoh nyata inovasi medis yang menyelamatkan generasi masa depan dari risiko penyakit berbahaya.

    Lebih lanjut, Jaya juga membantah anggapan bahwa herbal selalu lebih aman hanya karena bersifat alami. Ia menjelaskan bahwa semua zat, termasuk herbal, terdiri dari senyawa kimia. Yang terpenting adalah takaran dan penggunaannya.

    “Herbal juga zat kimia. Kadang orang menganggap kalau ada label herbal, berarti bebas dari zat kimia. Itu pemahaman yang keliru,” jelasnya.

    Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak mudah termakan hoaks dan lebih percaya pada ilmu pengetahuan serta hasil riset yang dapat dipertanggungjawabkan secara global.

    “Jangan sampai kita menolak sesuatu yang bisa menyelamatkan kita, hanya karena percaya pada kabar yang belum tentu benar. Vaksin itu penyelamat, bukan produk dagangan,” pungkasnya. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

    DISKOMINFO KALTIM Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.