Halonusantara.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membuka kegiatan Jambore Pemuda Daerah (JPD) tahun 2025 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Diikuti 8 kontingen pemuda dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim.
“JPD bukanlah sekedar ajang kumpul-kumpul saja. Ini adalah ruang interaksi, ruang kolaborasi serta ruang membentuk karakter pemuda Kaltim yang tangguh, peduli dan berdaya saing,” ucap Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma.
Agus berharap melalui pertemuan tersebut, para generasi muda dapat menyalurkan ide dan gagasan dalam dialog, untuk membantu terciptanya pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Ia mengemukakan bahwa pemerintah selalu memberikan ruang bagi tumbuh kreativitas dan inovasi serta membuka peluang untuk belajar dan bertumbuh. Salah satunya melalui kegiatan Jambore Pemuda Daerah.
“Ini pertemuan besar pemuda hebat Kaltim. Maka ada sebuah eksistensi yang harus dimunculkan, tentunya terkait permasalahan kepemudaan dan pembangunan,” ucapnya.
Agus mengatakan kegiatan tersebut sebagai tolak ukur untuk menyiapkan diri, menyongsong generasi emas Indonesia tahun 2025 dengan menjadi pemuda yang berkarakter, kreatif, kompetitif, dan mandiri,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kutai Timur Basuki Isnawan menambahkan kegiatan JPD menjadi ajang pemuda untuk menampilkan keunikan budaya daerah masing-masing.
“Kami sebagai tuan rumah sangat bangga. Terlihat semua budaya di Kaltim tadi langsung ditampilkan para anak muda yang hebat,” ucapnya.
Basuki Isnawan menegaskan Kutai Timur selalu mendukung para pemuda hebat dan kreatif yang diharapkan mengangkat keunikan dan potensi daerah, sehingga generasi muda tersebut dapat tumbuh sebagai mitra dalam pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Kudungga, Sangatta itu berlangsung selama 2 hari, dengan menyajikan berbagai dialog dan diskusi perihal budaya, pembangunan, ekonomi, dan kepemudaan. (Sf/Adv/DISPORAKALTIM)

