Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Kasus Kehamilan Usia Muda dan Resiko Stunting, Ini Tanggapan Andi Satya
    Advertorial

    Kasus Kehamilan Usia Muda dan Resiko Stunting, Ini Tanggapan Andi Satya

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraNovember 14, 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Anggota DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra. (Foto : Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda– Dampak kehamilan di usia muda masih menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak di Indonesia. 

    Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra menyoroti dampak kehamilan usia muda yang tidak hanya memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi pasangan muda, tetapi juga berisiko tinggi terhadap kesehatan anak, khususnya dalam kaitannya dengan stunting.

    Andi Satya sapaan akrabnya menjelaskan bahwa pasangan yang menikah dan hamil di usia muda sering kali belum memiliki kesiapan mental, sosial, maupun ekonomi untuk membesarkan anak secara optimal.

    “Usia yang terlalu muda dan kesiapan yang belum matang dapat menyebabkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan nutrisi dan kesehatan pada masa kehamilan. Hal ini dapat memicu terjadinya stunting, yang dampaknya bisa berlangsung sepanjang hidup anak,” jelasnya.

    Dirinya juga menyampaikan bahwa stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis selama masa awal kehidupan berdampak serius terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak.

    Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, anak-anak yang lahir dari ibu muda memiliki risiko stunting yang lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang lahir dari ibu dengan kesiapan ekonomi dan sosial yang lebih baik.

    Faktor-faktor seperti kurangnya akses ke layanan kesehatan, rendahnya kesadaran akan pentingnya asupan nutrisi yang cukup, dan kondisi lingkungan yang tidak mendukung, turut berkontribusi terhadap tingginya angka stunting pada anak dari pasangan muda.

    Andi Satya menekankan bahwa perencanaan keluarga harus melibatkan pertimbangan matang, termasuk kesiapan ekonomi, pendidikan, dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi.

    “Kehamilan bukan hanya tanggung jawab seorang ibu tetapi juga perlu ada dukungan dari suami dan keluarga. Namun, kita tahu bahwa pasangan muda seringkali belum siap secara ekonomi, sehingga sulit untuk mencukupi kebutuhan kesehatan dan nutrisi bagi ibu dan janin,” terangnya.

    Lebih lanjut kata Andi Satya, pentingnya penyuluhan kesehatan dan edukasi tentang perencanaan keluarga sejak dini, terutama di kalangan remaja. Dengan pengetahuan yang memadai, diharapkan mereka dapat memahami pentingnya kesiapan dalam berkeluarga dan menyadari risiko kehamilan di usia muda terhadap kesehatan anak yang mereka lahirkan.

    “Edukasi reproduksi harus digencarkan, terutama di sekolah-sekolah. Remaja perlu diberikan pemahaman akan dampak jangka panjang dari kehamilan yang terlalu dini,” ucapnya.

    Untuk mengatasi tingginya angka stunting di kalangan keluarga muda, Andi Satya juga mendorong pemerintah agar memperkuat program kesehatan ibu dan anak serta akses terhadap pelayanan kesehatan berkualitas di daerah-daerah yang berisiko tinggi.

    Program pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan bayi, serta layanan pemeriksaan kehamilan rutin di fasilitas kesehatan, menurutnya harus menjadi prioritas.

    “Layanan kesehatan harus bisa diakses oleh semua kalangan, terutama bagi mereka yang rentan secara sosial dan ekonomi. Ini adalah investasi penting bagi masa depan generasi kita,” pungkasnya. (Him/Adv/DPRDKaltim)

    Andi satya DPRD Kaltim Halonusantara.id kaltim Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.