Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Ketidakjelasan Status Jalan Hambat Pembangunan Akses Kubar-Mahulu, DPRD Kaltim Desak Sinergi Lintas Lembaga
    Advertorial

    Ketidakjelasan Status Jalan Hambat Pembangunan Akses Kubar-Mahulu, DPRD Kaltim Desak Sinergi Lintas Lembaga

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraNovember 28, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel.

    Halonusantara.id, Samarinda – Akses jalan darat antara Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) kembali menjadi sorotan publik, terutama terkait tingginya biaya logistik akibat minimnya infrastruktur yang memadai. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, menyatakan bahwa salah satu kendala utama dalam percepatan pembangunan jalan adalah ketidakjelasan status jalan tersebut.

    “Status jalan menjadi kendala utama,” ujar Ekti. Ia menjelaskan, status jalan yang tidak jelas sering kali menghambat pengalokasian anggaran pembangunan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.

    Menurut Ekti, jika status jalan ditetapkan sebagai jalan nasional, anggaran pembangunan hanya bisa diambil dari APBN. Sebaliknya, jalan yang berstatus non-nasional bisa dibiayai melalui APBD kabupaten atau provinsi. Ketidakpastian ini membuat koordinasi lintas lembaga menjadi sangat penting.

    “Masalah ini membutuhkan sinergi lintas lembaga. Kita harus memperkuat koordinasi dengan delapan anggota DPR RI asal Kaltim untuk memperjuangkan anggaran di tingkat pusat,” ungkapnya.

    DPRD Kaltim menilai, jalan Kubar-Mahulu tidak hanya penting untuk menekan biaya logistik, tetapi juga sebagai penghubung vital yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedalaman. Ekti menegaskan bahwa perbaikan jalan harus menjadi prioritas bersama pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

    “Yang memilih mereka adalah masyarakat Kaltim. Jadi tanggung jawab besar ada di pundak para wakil rakyat. Ini tentang memastikan pembangunan hadir hingga pelosok,” tegas Ekti.

    DPRD Kaltim juga memandang bahwa pembangunan jalan darat ini merupakan langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap jalur sungai Mahakam, yang selama ini menjadi satu-satunya jalur distribusi logistik dengan biaya tinggi.

    “Masyarakat pedalaman tidak meminta banyak. Mereka hanya ingin jalan yang layak, yang bisa membuat kehidupan mereka sedikit lebih mudah,” ujar Ekti menutup pembicaraan.

     

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.