Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan job fair di wilayahnya.
Ia menilai kegiatan tersebut masih belum menyentuh wilayah-wilayah terpencil di Kukar yang juga memiliki potensi tenaga kerja besar.
“Pelaksanaan job fair patut diapresiasi, tapi belum menyentuh semua wilayah. Masih terpusat di kota, padahal warga di pesisir dan ulu juga butuh akses informasi kerja,” ujarnya Jumat (4/7/2025).
Menurut Yani, minimnya pemerataan informasi membuat pencari kerja dari wilayah pinggiran sulit mengakses peluang yang tersedia. Hal ini, kata dia, berpotensi memperlebar kesenjangan.
Tak hanya wilayah, ia juga menyoroti minimnya keterlibatan perusahaan besar dalam bursa kerja.
Perusahaan-perusahaan tambang, migas, maupun perkebunan, menurutnya, belum secara maksimal memanfaatkan forum tersebut untuk menyerap tenaga kerja lokal.
“Jangan cuma perusahaan kecil. Yang besar juga harus buka lowongan di sini, agar masyarakat Kukar mendapat kesempatan lebih luas,” tegas legislator dari PDI Perjuangan itu.
Yani menambahkan, pemerintah dan pelaku usaha perlu menciptakan iklim yang adil dalam perekrutan tenaga kerja, termasuk memprioritaskan warga lokal untuk sektor strategis. (Hf/Adv)

