Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, memandang pelaksanaan Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) memiliki dimensi strategis yang lebih luas daripada sekadar festival seni tahunan.
Ia menyatakan, KFBN perlu dilihat sebagai media pembinaan jangka panjang bagi generasi muda Kukar untuk mengembangkan potensi seni dan budaya mereka.
Menurutnya, regenerasi pelaku seni daerah sangat bergantung pada keberadaan wadah-wadah ekspresi dan pembinaan yang berkelanjutan.
“Festival ini bukan hanya tempat menampilkan pertunjukan budaya, tapi menjadi ruang untuk mengasah kemampuan dan kreativitas generasi muda kita,” tegas Ahmad Yani, Minggu (20/7/2025).
Ia menjelaskan, pelaku seni muda yang terbina dengan baik akan memiliki kesempatan untuk menembus berbagai panggung di luar daerah, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.
Hal tersebut, kata dia, pada akhirnya akan berdampak positif terhadap citra Kukar sebagai daerah yang kaya akan seni budaya dan memiliki SDM kreatif yang mumpuni.
Selain itu, Ahmad Yani menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku seni dalam memastikan KFBN berjalan sesuai harapan.
Pemerintah, ujarnya, harus mampu memfasilitasi berbagai kebutuhan teknis maupun nonteknis agar para peserta dapat tampil maksimal.
“Kita ingin KFBN tidak hanya menjadi event seremonial tahunan, tetapi juga melahirkan banyak seniman dan budayawan yang bisa membawa nama Kukar lebih dikenal di tingkat nasional,” pungkasnya. (Hf/Adv)

