Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Komisi IV DPRD Kota Samarinda Harap Wacana Penggunaan Batik Lokal Sekolah Tak Bebankan Orang Tua
    Advertorial

    Komisi IV DPRD Kota Samarinda Harap Wacana Penggunaan Batik Lokal Sekolah Tak Bebankan Orang Tua

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraOktober 10, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain

    Halonusantara.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain menanggapi wacana Pemerintah Kota Samarinda tentang penggunaan batik lokal bagi anak sekolah. Diharap tak membebankan orang tua.

    Sani mengaku mendukung kebijakan tersebut namun hal itu dinilai belum memiliki kejelasan apakah harus dibeli atau disediakan oleh sekolah melalui pemerintah. Sehingga, ia menyarankan agar wacana tersebut tak membebani orang tua.

    “Kalau di berikan saja tidak apa, tapi kalau itu di beli kesian orang tua murid sudah banyak pengeluaran untuk membeli peralatan sekolah, ditambah atribut batik itu,” ungkapnya, Selasa (10/10/23).

    Kata dia, justru ia senang dengan adanya wacana penggunaan batik lokal bagi anak sekolah karena secara tidak langsung pemerintah mengajak murid mencintai budaya Indonesia. Terlebih pada batik lokal Samarinda. Namun, ia mengaku kasihan apabila orang tua harus dibebankan kembali untuk membeli pakaian batik tersebut.

    “Kita setuju karena itu dalam rangka upaya melestarikan budaya, tapi ada dua pilihan, jangan sampai batik ini memberatkan dan jangan dijadikan ladang oleh oknum sebagai ajang bisnis sekolah terhadap orang tua murid,” imbuhnya.

    Sani berharap bahwa Pemkot Samarinda menelaah kembali wacana tersebut. Sebab apabila harus dibeli menurutnya akan menjadi momok baru karena akan menambah biaya sekolah.

    Kendati demikian, ia berharap agar Pemkot Samarinda dapat menelaah kembali wacana tersebut. Sebab, jika harus dibeli akan menambah biaya baru bagi setiap orang tua. Bahkan, menurutnya, biaya sekolah saat ini sudah cukup mahal.

    “Kalau bisa gratis kenapa enggak, saya sepakat kalau itu untuk pelestarian budaya tapi ya masa harus dijual, saya sebenarnya kasihan aja sama orang yang tidak mampu, saya sarankan sih supaya bisa di gratiskan,” pungkasnya.

    Wacana ini disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda, Rinda Wahyuni yang ingin menjadikan batik Samarinda dengan ciri khasnya sebagai atribut sekolah sebagai upaya pelestarian budaya di Kota Tepian ini.(HN/Adv/Eby)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 2025

    SPPG Polri di Samarinda Mulai Berjalan untuk Sukseskan Program MBG

    Oktober 23, 2025

    Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (HMTP UNMUL) Telah Menggelar Penutupan Kegiatan MINING STUDENT WEEK (MSW) 7.0

    Oktober 12, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,899 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,490 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.