Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Komisi IV DPRD Kukar Soroti Lambatnya Pemenuhan Sarana Pendidikan
    Advertorial

    Komisi IV DPRD Kukar Soroti Lambatnya Pemenuhan Sarana Pendidikan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 7, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Muhammad Idham saat RDP bersama Disdikbud dan UPT.(Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara, Muhammad Idham, melontarkan kritik tajam terhadap lambannya penyelesaian berbagai permasalahan infrastruktur dan kebutuhan dasar pendidikan di daerah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta para perwakilan UPT kecamatan dan desa.

    “Harusnya ini bisa selesai dalam satu tahun, tapi sudah puluhan tahun tidak selesai-selesai,” ujar Idham.

    Anggota DPRD dari Partai PKS ini juga menyoroti bahwa banyak laporan dari UPT di lapangan menunjukkan bantuan yang datang tidak sesuai dengan kebutuhan nyata sekolah-sekolah.

    “Kita banyak laporan dari UPT-UPT bahwa yang datang itu betul-betul tidak sesuai dengan keperluan,” ungkapnya.

    Selain itu, Idham juga mengungkapkan kekecewaannya atas sejumlah usulan yang ia ajukan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), namun ditolak karena dianggap tidak sesuai dengan format penganggaran.

    Salah satu contohnya adalah pengajuan fasilitas internet untuk sekolah yang tidak bisa mengakses jaringan, meskipun kabel Indihome berada tepat di depan sekolah.

    “Saya sudah ke Diskominfo, sudah juga ke Indihome. Tapi mereka bilang tidak bisa menarik kabel ke belakang. Padahal sekarang ini anak-anak ujian secara online,” keluhnya.

    Permasalahan serupa juga terjadi saat ia mengajukan bantuan rehabilitasi sekolah dasar (SD), termasuk untuk satu sekolah di Embalut yang mengalami kebakaran tahun lalu.

    Namun usulan tersebut kembali kandas karena di SIPD tidak tersedia program pembangunan atau rehabilitasi ruang kelas SD, melainkan hanya untuk taman kanak-kanak (TK) atau sekolah gabungan SD-SMP, serta pembangunan WC.

    “Ini membuat kita bingung. Di satu sisi ada kebutuhan mendesak, di sisi lain sistem anggaran kita justru tidak mendukung,” tutup Idham.(Hf/Adv)

    Dprd Kutai Kartanegara Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.