Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Logo Pemerintah Dicatut Kegiatan Pinjol, Pemprov Kaltim Angkat Suara
    Advertorial

    Logo Pemerintah Dicatut Kegiatan Pinjol, Pemprov Kaltim Angkat Suara

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 27, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni. (Na)

    Halonusantara.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan keprihatinannya atas penggunaan lambang resmi pemerintah daerah dalam sebuah kegiatan yang tidak pernah mendapat restu atau izin dari instansi terkait.

    Kegiatan tersebut diketahui menjalin kerja sama dengan pihak penyedia layanan pinjaman daring (pinjol), sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

    Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa lambang pemerintah tidak boleh digunakan sembarangan, apalagi dalam konteks yang menyentuh sektor krusial seperti pinjaman keuangan digital.

    Ia menyebut penggunaan tanpa izin tersebut merupakan bentuk pelanggaran etika administratif yang harus ditindaklanjuti secara serius.

    “Simbol pemerintah memiliki nilai representatif yang tidak bisa dipakai seenaknya. Ini bukan hanya soal prosedur, tapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi negara,” ujar Sri Wahyuni, Selasa (27/5/2025).

    Insiden ini mengemuka setelah logo resmi Pemprov Kaltim ditemukan dalam materi publikasi salah satu kegiatan yang tidak pernah mendapat konfirmasi dari pihak pemerintah.

    Sri Wahyuni menjelaskan bahwa tidak ada bentuk koordinasi apapun yang dilakukan penyelenggara kepada instansi berwenang, khususnya dinas terkait.

    Pemprov menilai tindakan semacam ini berpotensi menyesatkan masyarakat dan menciptakan kesan seolah-olah kegiatan tersebut mendapat dukungan resmi dari pemerintah, padahal tidak demikian.

    Risiko utama dari kejadian ini adalah potensi penyalahgunaan kepercayaan masyarakat, khususnya dalam sektor layanan finansial yang rawan penipuan.

    “Pemerintah tidak pernah memberi dukungan terhadap kegiatan yang bisa menciptakan persepsi keliru. Kalau ingin mengatasnamakan pemerintah, seharusnya ada komunikasi resmi dan mekanisme perizinan yang dijalani,” tegas Sri Wahyuni.

    Sebagai langkah lanjutan, Pemprov Kaltim akan memperkuat sistem koordinasi lintas sektor agar kejadian serupa tidak terulang.

    Pemerintah berencana melakukan pembenahan terhadap pola kerja internal, dengan memperkuat komunikasi tematik yang lebih fokus dan responsif terhadap isu-isu aktual.

    “Kami akan dorong pola koordinasi yang lebih menyasar substansi masalah. Respons terhadap kasus semacam ini harus cepat dan terstruktur,” ucapnya.

    Pemprov juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kegiatan yang mencatut nama atau simbol resmi lembaga pemerintahan.

    Sri Wahyuni meminta agar warga segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang mengesankan keterlibatan pemerintah tanpa kejelasan legalitas.

    “Kalau ada kegiatan yang membawa-bawa lambang resmi tanpa penjelasan, sebaiknya dilaporkan. Supaya tidak dimanfaatkan oleh pihak yang ingin mengambil keuntungan dengan cara yang tidak etis,” pungkasnya. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

    DISKOMINFO KALTIM Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.