Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Pasca Insiden Tabrakan Tongkatan Terhadap Jembatan Mahakam, DPRD Kaltim Komitmen Mengawal Pembangunan Pelindung Jembatan
    Advertorial

    Pasca Insiden Tabrakan Tongkatan Terhadap Jembatan Mahakam, DPRD Kaltim Komitmen Mengawal Pembangunan Pelindung Jembatan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraApril 11, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi. (Foto : Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Dalam upaya untuk menjamin perbaikan jembatan mahakam dilakukan secara menyeluruh dan sesuai standar keamanan, Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi proses pembangunan fender atau pelindung Jembatan Mahakam, mengingat insiden tabrakan yang melibatkan tongkang bermuatan kayu beberapa waktu lalu.

    Subandi saat diwawancarai kepada awak media menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Ia memastikan bahwa perusahaan pemilik tongkang yang terlibat dalam insiden telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi.

    “Terkait yang ditabrak itu, yang jelas kita sudah komunikasi dengan OPD terkait ya, terkhusus PUPR, terutama kajian teknis dari PUPR Pusat,” kata Subandi.

    Ia menambahkan, meski insiden serupa telah beberapa kali terjadi, hasil kajian teknis menunjukkan bahwa struktur utama Jembatan Mahakam masih dinyatakan aman untuk digunakan. Namun, pembangunan fender yang lebih kuat dan memadai tetap menjadi kebutuhan mendesak agar kejadian serupa tidak terulang dan infrastruktur vital tersebut dapat terlindungi dengan lebih baik.

    “Fender yang kuat dan sesuai standar harus segera dibangun agar kejadian serupa tidak terulang,” jelasnya.

    Subandi juga menyinggung persoalan anggaran, mengingat saat ini Jembatan Mahakam belum memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena pengelolaannya masih berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Kendati demikian, Gubernur Kaltim telah memastikan bahwa biaya pembangunan fender, yang diperkirakan mencapai Rp35 miliar, akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak yang menyebabkan kerusakan.

    “Sementara yang menabrak akan bertanggung jawab, dan nilainya kurang lebih Rp35 miliar, ditanggung oleh si penabrak,” jelasnya.

    DPRD Kaltim akan terus mengawal proses ini hingga tuntas, guna memastikan keamanan dan keberlanjutan fungsi Jembatan Mahakam sebagai jalur penghubung penting di wilayah tersebut.(Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id kaltim
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Hadapi Tantangan Lingkungan IKN, Universitas Mulawarman Dorong Kolaborasi Tata Kelola Sampah Berkelanjutan

    Februari 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.