Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Pelantikan Ahmad Yani sebagai Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) disambut positif oleh kalangan internal legislatif.
Anggota Komisi III DPRD Kukar, Hairendra, menilai pelantikan tersebut menjadi langkah strategis untuk memulihkan stabilitas kelembagaan dan memperkuat arah kebijakan DPRD di sisa masa jabatan.
Menurut Hairendra, kekosongan kursi ketua definitif dalam waktu cukup lama sempat mempengaruhi ritme koordinasi dan penyerapan aspirasi masyarakat. Kini, dengan struktur kepemimpinan yang lengkap, lembaga legislatif dapat bekerja lebih terarah dan efisien.
“Pelantikan ini bukan hanya soal posisi, tapi momentum untuk memperkuat arah lembaga. Dengan ketua definitif, komunikasi politik bisa lebih stabil,” ujar Hairendra saat ditemui pada Selasa (24/6/2025).
Ia menambahkan, kehadiran Ahmad Yani di kursi ketua akan memperkuat sinergi antar-fraksi, sekaligus mendorong konsolidasi yang dibutuhkan dalam pembahasan isu-isu krusial di Kukar. Stabilitas internal menurutnya merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.
“Pimpinan yang solid menciptakan dinamika kerja yang lebih sehat. Itu yang dibutuhkan hari ini, agar DPRD bisa jadi wadah solusi, bukan sekadar simbol politik,” jelas Hairendra.
Hairendra juga menggarisbawahi pentingnya relasi yang seimbang antara legislatif dan eksekutif. Ia menilai peran ketua DPRD sebagai jembatan komunikasi akan sangat menentukan keberhasilan program-program pembangunan.
“Kami butuh kepemimpinan yang bisa menjaga irama kerja antara DPRD dan pemerintah daerah. Tanpa itu, visi pembangunan Kukar bisa kehilangan arah,” ungkapnya.
Dengan pengalaman Ahmad Yani dalam dunia politik dan kelembagaan, Hairendra optimistis konsolidasi dapat segera terbentuk, sehingga pembahasan program strategis bisa berjalan tanpa hambatan.
“Pak Ahmad Yani punya kapasitas dan relasi yang baik, baik di internal maupun dengan pemerintah daerah. Ini menjadi modal besar untuk menggerakkan lembaga ke arah yang lebih produktif,” ucapnya.
Sebagai anggota dewan, Hairendra mengajak seluruh elemen DPRD untuk menjaga komitmen bersama dalam menyelesaikan tanggung jawab konstitusional hingga akhir masa jabatan.
“Kami ingin periode ini ditutup dengan hasil kerja yang nyata, bukan sekadar seremonial politik,” tutup Hairendra. (Hf/Adv)

