Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong digitalisasi pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui aplikasi Kukar Go.
Aplikasi tersebut akan diperkenalkan bersamaan dengan grand launching Arbiz Space di kawasan Taman Pujasera, Tenggarong, Sabtu malam (3/10/2026).
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (DiskopUMKM) Kukar Muhammad Reza mengatakan, Kukar Go disiapkan sebagai etalase digital yang memungkinkan pelaku UMKM mendaftarkan sekaligus memasarkan produknya melalui satu platform.
“Kukar Go itu aplikasi terkait dengan etalase UMKM. Jadi UMKM-UMKM kita nanti bisa daftar di Kukar Go, itu bisa dipasarkan di situ, etalasenya,” kata Reza saat ditemui, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, kehadiran platform tersebut diharapkan dapat membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM Kukar. Produk yang sebelumnya hanya dipasarkan secara konvensional dapat diperkenalkan melalui kanal digital.
Peluncuran Kukar Go akan menjadi salah satu rangkaian dalam grand launching Arbiz Space. Pemerintah daerah juga akan menyampaikan perkembangan pengisian tenant di kawasan tersebut.
Reza menyebut saat ini terdapat 58 tenant yang telah mengisi Arbiz Space. Tingkat keterisian kawasan tersebut akan disampaikan secara resmi dalam agenda peluncuran.
“Di lokasi Arbiz terdapat 58 tenant. Itu sudah terisi sekian, nanti pada saat launching itu kita sampaikan,” ujarnya.
Selain memperkenalkan Kukar Go dan perkembangan Arbiz Space, kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan peringatan Hari Koperasi ke-79 dan Hari UMKM Nasional.
Reza menilai momentum tersebut dapat memperkuat dukungan pemerintah terhadap pengembangan koperasi dan UMKM, baik melalui penyediaan ruang usaha maupun perluasan akses pemasaran.
Grand launching Arbiz Space dijadwalkan dibuka langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Sejumlah organisasi perangkat daerah terkait juga akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Pemkab Kukar turut mengundang Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur dalam agenda tersebut.
“Insya Allah nanti dihadiri langsung, dibuka oleh Bapak Bupati kita yang melibatkan OPD terkait dan kita juga mengundang Disperindagkop Provinsi Kaltim,” kata Reza. (HB/ADV)

