Halonusantara.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mengkaji rencana untuk menghapus biaya pendidikan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sekolah swasta. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak didik, tanpa terkecuali.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut akan memperkuat prinsip inklusivitas dalam sistem pendidikan dasar, dengan tidak hanya mengandalkan sekolah negeri sebagai satu-satunya penyedia layanan pendidikan gratis.
“Kami ingin memastikan bahwa siswa di sekolah swasta mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan dasar tanpa beban biaya,” ujarnya, Minggu (15/6/2025).
Menurut Seno Aji, rencana penggratisan biaya pendidikan ini sudah dibahas bersama pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Kaltim, dan mendapat dukungan penuh dari para kepala daerah setempat.
Meskipun demikian, pendanaan program nantinya akan menjadi tanggung jawab masing-masing pemerintah kabupaten dan kota, sementara pemerintah provinsi bertugas sebagai fasilitator sekaligus pengawas agar pelaksanaan kebijakan berjalan adil dan tepat sasaran.
“Kami percaya seluruh bupati dan wali kota sudah memahami pentingnya dukungan anggaran bagi program ini. Hal ini sesuai dengan fungsi mereka dalam penyelenggaraan pendidikan dasar di wilayahnya,” ucap Seno.
Wagub juga menegaskan bahwa keberadaan sekolah swasta selama ini telah memainkan peran penting, terutama di daerah-daerah yang belum terjangkau secara optimal oleh sekolah negeri.
Oleh sebab itu, program ini diharapkan mampu memberikan pengakuan dan perlindungan lebih terhadap hak pendidikan anak-anak yang belajar di sekolah swasta.
Selain aspek pemerataan, kebijakan ini juga didasarkan pada putusan Mahkamah Konstitusi yang mengamanatkan pemerintah menjamin pendidikan dasar secara gratis, termasuk di sekolah swasta.
Putusan tersebut menjadi landasan hukum yang kuat bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan program penggratisan biaya pendidikan secara menyeluruh.
Dengan langkah ini, Pemerintah Provinsi Kaltim berharap tidak ada lagi hambatan biaya yang menghalangi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan dasar.
Komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dalam mendukung program ini juga menjadi kunci keberhasilan agar setiap anak di Kaltim dapat menikmati hak pendidikan yang adil dan merata. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

