Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Pentingnya Parenting Untuk Perkembangan Karakter Anak, Puji : Banyak Tayangan Yang Memiliki Dampak Negatif
    Advertorial

    Pentingnya Parenting Untuk Perkembangan Karakter Anak, Puji : Banyak Tayangan Yang Memiliki Dampak Negatif

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraApril 30, 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti.(ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sri Puji Astuti sebut Pendidikan di dalam keluarga merupakan kunci untuk mencegah tantrum pada anak.

    Dirinya menyampaikan, pentingnya ilmu parenting untuk orang tua dalam mengawasi dan mendidik anak-anaknya. Para orang tua harus mengajarkan kedisiplinan sejak dini kepada anak-anak mereka agar terhindar dari tantrum.

    “Sebenarnya tinggal parentingnya seperti apa ya, kan orang tua juga sudah di sosialisasikan, menjadi orangtua itu apalagi ibu ya harus diawasi juga, pokoknya anak anak ini harus dispilin”, ujar Puji.

    Menurutnya, anak usia dini sebisa mungkin dihindarkan dari aktifitas media sosial. Anak usia 0 sampai 2 tahun sebisa mungkin dihindarkan untuk melihat tayangan televisi yang menurutnya banyak memiliki dampak negatif.

    Untuk anak usia 2 sampai usia pra sekolah, sebisa mungkin dihindarkan dari tayangan-tayangan yang kurang layak diberikan pada mereka. Dalam hal ini, seperti game online, tiktok dan lain sebagainya.

    “Usia 0 sampai 2 tahun kalau bisa jangan sampai lihat TV (Televisi) ya, kan banyak dampak negatifnya, terus 2 sampai usia pra sekolah, itu jangan sampai melihat tayangan tayangan kayak game online, tiktok dan lain sebagainya”, ungkapnya

    Puji menjelaskan bahwa karakter anak ditentukan oleh apa yang mereka lihat. Oleh karena itu, orang tua harus memberikan contoh yang baik untuk perkembangan karakter anak. Sebisa mungkin para orang tua tidak mepertontonkan perilaku yang tidak baik, karena anak-anak akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang dewasa.

    “Kita lihat sekarang kan larangan sudah ada, parenting sudah ada, Tapi apa yang dilakukan orangtua, orang tuanya juga memberi contoh, sibuk main hp, sibuk dengan tayangan tayangan tiktok dan lain sebagainya, jadi anak-anak ini mencontoh apa yang dilakukan orang dewasa,” jelasnya.

    Puji juga mengungkapkan bahwa pemerintah juga telah memberikan sosialisasi terkait parenting pada anak. Pemerintah juga telah mengumumkan untuk mengurangi Penggunaan HP (Handphone) di sekolah bahkan sampai melarang penggunaannya. Tinggal dari peran orang tua untuk menjauhkan penggunaan HP pada anak.

    “Regulasinya sudah ada, dari Kementrian PPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) sudah ada, dari Kementrian Pendidikan juga sudah ada, bahkan pak walikota sendiri ya untuk mengurangi Penggunaan HP disekolah bahkan ada yang sampai melarang ya”, tutur Puji.

    “Disini memang peran orang tua ya, Pemerintah sudah melakukan apa yang harus dilakukan”, tambahnya.

    Akhir, Puji berharap agar orang tua terkhusus ibu sadar akan perannya terhadap pendidikan di keluarga karena kebanyakan aktifitas yang dilakukan anak adalah dengan keluarganya.

    “Bentar lagi 2 mei ada hari pendidikan nasional, saya kira kita harus kembali ya fitrahnya pendidikan di keluarga itu paling utama terutama oleh seorang ibu, itu harus ya”, Pungkasnya.(HN/Adv/ics)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kalimantan Timur
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.