Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Persiapan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Desember 2026 telah mencapai sekitar 80 persen.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar telah menyiapkan 12 arena untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Namun, satu lokasi masih perlu dipastikan karena berkaitan dengan proses rehabilitasi gedung serbaguna.
Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kukar, Dafip Haryanto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan lokasi alternatif apabila gedung tersebut belum dapat digunakan. Salah satu opsi yang dibahas adalah Pendopo Bupati Kukar.
Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar akan berkoordinasi dengan Bagian Umum dan Sekretaris Daerah untuk membahas penggunaan lokasi alternatif tersebut.
“Insyaallah sudah siap, tinggal beberapa penyesuaian dengan LPTQ Provinsi terhadap kegiatan yang harus kita lakukan,” kata Dafip usai rapat koordinasi persiapan MTQ di Kantor Bupati Kukar, Kamis (8/10/2026).
Selain arena, panitia juga menyesuaikan jadwal dan pembagian tugas setelah berkoordinasi dengan LPTQ Provinsi Kaltim. Penyesuaian mencakup pelaksanaan pawai taaruf, lokasi pelantikan dewan hakim, serta kegiatan lain yang berkaitan dengan dewan hakim.
Informasi mengenai perubahan jadwal dan lokasi akan disampaikan kepada seluruh kafilah kabupaten dan kota yang mengikuti MTQ.
Pemkab Kukar juga mematangkan layanan bagi kafilah, termasuk pemondokan, konsumsi, dan transportasi. Panitia daerah akan menugaskan liaison officer (LO) sebagai penghubung untuk membantu memenuhi kebutuhan masing-masing kafilah selama kegiatan.
Untuk penginapan, pemerintah telah menyiapkan daftar hotel dan homestay yang dapat menjadi pilihan. Sementara itu, setiap kafilah dapat memilih penyedia katering sesuai kebutuhan.
MTQ tingkat Provinsi Kaltim dijadwalkan berlangsung pada 3–11 Desember 2026. Kafilah direncanakan tiba mulai 2 Desember dan kembali ke daerah masing-masing pada 12 Desember. Puncak kegiatan dijadwalkan pada 5 Desember.
Dari sisi pembiayaan, kebutuhan penyelenggaraan MTQ diperkirakan mencapai Rp 7 miliar hingga Rp 8 miliar. Pemkab Kukar membuka peluang dukungan dari masyarakat, perusahaan, dan sponsor untuk membantu pembiayaan kegiatan. (HB/ADV)

