Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Pertanyakan Realisasi Program Probebaya, Abdul Rohim : Banyak Aduan Realisasinya Tidak Sesuai Kebutuhan Masyarakat
    Advertorial

    Pertanyakan Realisasi Program Probebaya, Abdul Rohim : Banyak Aduan Realisasinya Tidak Sesuai Kebutuhan Masyarakat

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraApril 25, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim.(ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (Pansus LKPJ) DPRD Kota Samarinda menjalankan agenda lanjutan untuk mengklarifikasi berbagai isu terkait dengan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya).

    Dalam hal ini, agenda tersebut dihadiri oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Samarinda, yang bertujuan untuk menindaklanjuti terkait klaim sukses yang disampaikan oleh Wali Kota terhadap program Probebaya tersebut.

    Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengungkapkan beberapa catatan terkait program Probebaya yang menjadi program prioritas Pemkot Samarinda,.

    Meski program tersebut diakui berhasil, Rohim menyoroti kelemahan dan penyalahgunaan program tersebut sebagai alat politik.

    “Kami bertugas merivew dan mengklarifikasi apakah benar sesukses yang disampaikan oleh Pak walikota terkait dengan Probebaya, karena di lapangan, kami banyak menerima aduan-aduan masyarakat yang mengindikasikan ada masalah,” ucap Rohim.

    “Yang diadukan kepada kami bahwa apa yang dilakukan dan realisasi dari program Probebaya itu tidak sesuai dengan kebutuhan mereka,”tambahnya.

    Dirinya menyatakan bahwa meskipun program Probebaya berhasil mendistribusikan anggaran sebesar Rp100 juta per tahun kepada setiap RT, masih ada pertanyaan apakah program ini benar-benar melibatkan masyarakat secara luas.

    Lebih lanjut, Rohim menyebutkan ada tiga isu utama yang menjadi fokus klarifikasi Pansus LKPj adalah partisipasi masyarakat dalam penentuan program, indikasi penyelewengan, dan politisasi program.

    “Jadi itu tiga isu yang saya tadi coba klarifikasi ke Bapedda soal Probebaya dan dari pemaparan Bapedda memang ada beberapa yang memang masih perlu perbaikan-perbaikan,”jelasnya.

    Akhir, dirinya menekankan dalam proses perbaikan, pentingnya pembentukan tim yang bertanggungjawab untuk mengevaluasi dan mengawasi terkait program tersebut.(HN/Adv/ics)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kalimantan Timur
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,901 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,492 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.