Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Petani Jahe di Jonggon tak Lagi Khawatir Gagal Panen Berkat Rumah Produksi Bersama
    Advertorial

    Petani Jahe di Jonggon tak Lagi Khawatir Gagal Panen Berkat Rumah Produksi Bersama

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMaret 25, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ratusan petani jahe di wilayah Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara tak perlu lagi khawatir gagal panen dengan kehadiran RPB./HO

    Halonusantara.id, Tenggarong– Ratusan petani jahe di wilayah Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara tak perlu lagi khawatir gagal panen.

    Mereka bakal mendapat keuntungan dengan kehadiran Rumah Produksi Bersama (RPB) yang dibangun dengan hasil kolaborasi Kementerian Koperasi dan UKM RI bersama Pemkab Kukar.

    Kepala Desa Jonggon Desa, Jumari mengatakan, rumah produksi bersama dinilai mampu menaikan harga jahe yang dijual oleh para petani di wilayahnya.

    Rumah produksi bersama atau factory sharing yang dibangun di kawasan Jonggon menstabilkan harga jual komoditas tersebut.

    “Di RPB komoditas jahe akan dihargai Rp10 Ribu/Kg. Untuk sekarang dijual ke pengepul Rp6-7 ribu. Sehingga, RPB ini diharapkan bisa mengerek harga jual,” kata Jumari, Sabtu (25/3/2023).

    Menurutnya, kehadiran RPB jahe disambut dengan baik oleh kelompok petani jahe yang berada di Desa Jonggon Jaya dan Jonggon Desa.

    Kehadiran RBP jahe ini dapat menumbuhkan kembali geliat petani jahe di Desa Jonggon yang mulai melemah lantaran harga komoditas turun.

    Selain masalah harga, banyak petani yang merugi karena jahe yang ditanamnya busuk. Komoditas ini memang butuh perawatan yang intensif.

    Namun, petani di wilayah Jonggon kini tak perlu khawatir. Jumari optimis kehadiran rumah produksi bersama akan membawa kesejahteraan bagi para petani jahe.

    Setidaknya, para petani jahe di wikayah Jonggon akan memiliki pasar yang pasti. Apalagi pabrik ini memiliki jumlah produksi yang cukup besar, yakni 1,5 ton per hari.

    “Saya berharap petani bisa bermitra dengan koperasi pengelola RBP ini, jadi petani bisa punya pasar. Petani ini bisa sejahtera kalau punya pasar sendiri,” pungkasnya.(HN/Adv/EB)

    Halonusantara.id kukar Kutai Kartanegara Pemkab Kukar
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.