Halonusantara.id, Samarinda – Jalan Biawan, Gang Semangat, Samarinda Ilir, tampak ramai dipadati warga sejak pagi, Selasa (19/8/2025). Ratusan orang dari berbagai usia—mulai anak-anak hingga lansia—berbondong-bondong mengikuti bakti sosial kesehatan gratis yang digelar PT Lintas Mahakam Abadi. Meski rela mengantre sejak matahari terbit, wajah mereka tetap terlihat penuh harapan.
Bakti sosial yang berlangsung selama tiga hari, 19–21 Agustus 2025 ini menargetkan hingga 1.000 pasien. Berbagai layanan kesehatan diberikan, mulai dari pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, hingga layanan spesialis seperti THT, penyakit dalam, dan kesehatan mata. Peserta juga memperoleh obat-obatan, vitamin, serta bingkisan sederhana untuk mendukung pemulihan.
Kegiatan melibatkan lebih dari 60 tenaga kesehatan dan relawan, termasuk dokter, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma), Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Kaltim, tenaga medis Puskesmas Sidomulyo, hingga sejumlah klinik di Samarinda. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti kuat semangat gotong royong dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Direktur Utama PT Lintas Mahakam Abadi, Sopianto, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak.
“Terima kasih kepada tim medis Unisma dan para relawan atas kontribusinya. Kami berharap kegiatan ini berlanjut menjadi agenda rutin,” ujarnya.

Dari pihak akademisi, dr. Vivi, perwakilan Fakultas Kedokteran Unisma, menilai kegiatan tersebut bermanfaat ganda: untuk masyarakat sekaligus pembelajaran lapangan bagi mahasiswa.
“Ilmu yang diperoleh di kampus kini bisa kami terapkan langsung. Kami belajar melayani dengan hati, sekaligus memberi manfaat nyata kepada warga Samarinda,” katanya.
Camat Samarinda Ilir, La Uje, turut mengapresiasi inisiatif tersebut.
“Baksos ini bukan hanya untuk warga Samarinda Ilir, melainkan terbuka untuk umum. Saya ucapkan terima kasih kepada PT Lintas Mahakam Abadi dan seluruh tim medis. Semoga kegiatan ini terus ada agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ucapnya.
Senada, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Budi Setyawan, menekankan bahwa kesempatan seperti ini jarang didapatkan warga.
“Jarang sekali masyarakat bisa mendapatkan pelayanan langsung dari dokter umum hingga spesialis secara gratis. Harapan kami, warga memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menyimpan kisah menyentuh dari warga. Sukirah (64), ibu rumah tangga asal Sidomulyo, merasa terbantu dengan layanan gratis tersebut.
“ya Alhamdulillah, kadang kita kesulitan untuk berobat, untung ada orang baik yang bikin begini,” ungkapnya.

Sementara itu, Sutrisno (45), tampak haru meski harus menunggu lama untuk diperiksa bersama istrinya.
“Syukur hari ini saya bisa periksa gratis. Karena kalau periksa dirumah sakit biayanya tidak kecil, Terima kasih untuk semua yang peduli,” katanya.
Para mahasiswa kedokteran yang bertugas pun turut merasakan kebahagiaan.
“Pasti Senang Banget, apalagi targetnya 1000 pasien, dan ini pertama kali kita mengadakan bakti sosial di luar Pulau Jawa,” ujar Anggun—salah seorang relawan dari Unisma.
Antusiasme warga yang memadati lokasi sejak pagi membuktikan bahwa kebutuhan akan akses kesehatan masih tinggi. Kehadiran PT Lintas Mahakam Abadi bersama mitra akademisi dan pemerintah menjadi jawaban nyata atas keterbatasan masyarakat dalam memperoleh layanan medis.
Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan adanya sinergi antara perusahaan, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan Samarinda dapat melangkah menuju masa depan yang lebih sehat dan sejahtera.
“Kesehatan masyarakat itu tanggung jawab sosial, Semoga kegiatan ini tidak berhenti di sini. Kami ingin terus hadir, memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Sopianto. (IA)

