Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Rencana Wali Kota Samarinda Ciptakan Beras Sendiri, Rofik Menilai Harus Diberikan Kepada Ahlinya Agar Maksimal
    Advertorial

    Rencana Wali Kota Samarinda Ciptakan Beras Sendiri, Rofik Menilai Harus Diberikan Kepada Ahlinya Agar Maksimal

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraOktober 11, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Rencana Wali Kota Samarinda, Andi Harun yang ingin menciptakan beras sendiri merupakan langkah yang baik dalam meningkatkan ketahanan pangan. Hal itu mendapatkan dukungan dan tanggapan dari Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik.

    Menurutnya, ketahanan pangan merupakan hal mendasar bagi setiap warga Negara. Maka untuk mewujudkan Samarinda dalam menciptakan beras itu harus diserahkan kepada orang yang berpengalaman. Hal itu agar pengelolaan pertanian dapat berjalan maksimal.

    “Sehingga pengelolaan pertanian itu benar-benar bisa profesional. Untuk perhitungannya, jumlah penduduk dikalikan berapa dia makan sehari, lalu dihitung lahannya,” kata Rofik, sapaan akrab Abdul Rofik, Rabu (11/10/2023).

    Pasalnya, itu membutuhkan perhitungan yang jelas. Apalagi pada konsumsi harian yang dikalikan per pekan, per bulan, dan per tahun yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan lahan. Selain itu perlu adanya inovasi dalam pengelolaannya.

    “Tetapi yang sulit adalah pengembangan dan pengadaan dari SDM (Sumber Daya Manusia)-nya. Sama seperti mencetak seseorang menjadi wira usaha itu mudah, tapi untuk menciptakan mental pebisnis itu susah,” terangnya.

    Dirinya memang mendukung keinginan Wali Kota, namun tetap memberikan catatan agar bisa terwujud dan berjalan. Diperlukan kajian dari beberapa ahli di bidang pertanian, baik dari dinas maupun lembaga-lembaga pertanian yang lainnya, termasuk LSM.

    “Karena sekarang ini, petani tidak seksi (kurang peminat). Padahal kalau kita lihat, hanya petani yang menjadi bos di pekerjaannya sendiri. Siapa yang mau perintah petani, tidak ada,” terangnya.

    Edukasi seperti inilah yang harusnya sampai pada warga yang bergelut di bidang pertanian khususnya petani. Bahkan menurutnya, petani juga bisa menentukan harga sendiri. Untuk diketahui, Samarinda hingga saat ini masih mendatangkan beras dari Sulawesi dan Jawa Timur (Timur) lewat jalur laut.

    “Kalau terjadi ombak besar maka akan berpengaruh pada ketersediaan stok. Kalau stok menipis atau langka, maka harga akan naik, itu pemicu inflasi,” urainya.(HN/Adv/Eby)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.