Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Respon Tuntutan Mahasiswa PMII Soal Kemiskinan Ekstrim, Puji : Pemkot Sudah Berupaya
    Advertorial

    Respon Tuntutan Mahasiswa PMII Soal Kemiskinan Ekstrim, Puji : Pemkot Sudah Berupaya

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMaret 18, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti(Ist)

    Halonusantara.id,  Samarinda – Merespon aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa PMII terkait kemiskinan ekstrim di Samarinda, Komisi IV DPRD Kota Samarinda gelar Rapat Bersama Dinas Sosial untuk membahas hal tersebut.

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti mengungkapkan bahwa anggaran yang telah dialokasikan untuk mengatasi hal tersebut sebesar 5,3 triliun. Menurutnya, pemerintah kota sudah berupaya mengatasi kemiskinan ekstrim tersebut dengan berbagai program yang telah dijalankan oleh lebih dari 10 organisasi perangkat daerah (OPD).

    “Kami waktu itu sudah menerangkan di Samarinda ada tim percepatan penurunan angka kemiskinan ekstrim yang sesuai oleh bapak Wakil Walikota dan itu tidak hanya dilakukan oleh Dinas Sosial, tetapi ada lebih dari 10 OPD yang menangani itu” ujar Puji pada, Senin (18/3/2024)

    Puji menjelaskan bahwa upaya yang dilakukan Pemerintah kota tidak hanya terfokus pada Dinas Sosial tetapi juga melibatkan OPD lain seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Dinas Koperasi dan UMKM. Program – program yang telah dilakukan oleh Pemerintah kota mencakup bantuan pendidikan, subsidi air bersih, BPJS Kesehatan, hingga bantuan sembako.

    Dirinya menyebutkan bahwa ada sebanyak 1.679 siswa yang menerima bantuan pendidikan, ada 82 rumah yang menerima bantuan subsidi air bersih, ada 1.770 jiwa yang terdaftar PBI daerah BPJS Kesehatan, ada sebanyak 75 jiwa telah menerima bantuan sembako melalui Pro bebaya, dan 1.329 keluarga telah mendapatkan bantuan sosial non tunai.

    Selain itu, di tahun 2024, sebanyak 1.329 keluarga akan menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama 10 bulan, dengan peluncuran program di bulan Mei dan berakhir di bulan November.

    Akhir, Puji mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Samarinda telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota Nomor 66 tahun 2023 dengan menetapkan 18 kriteria untuk menentukan kemiskinan ekstrem.

    “Disitu ada 18 kriteria yang ditentukan. Untuk menentukan miskin ekstrim ya itu kalau dari 11 kriteria itu terpenuhi dia masuk ke dalam miskin ekstrim,” tutupnya.(HN/Adv/Ics)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kalimantan Timur Kota Samarinda PMII
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.