Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Sani Soroti Tiga Aspek Akar Persoalan Kekerasan pada Anak
    Advertorial

    Sani Soroti Tiga Aspek Akar Persoalan Kekerasan pada Anak

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraNovember 24, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain (istimewa).

    Halonusantara.id, Samarinda – Kekerasan pada anak menjadi salah satu fokusan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. Menurutnya ada tiga aspek yang diduga menjadi akar permasalahan.

    Sani menjelaskan bahwa persoalan tersebut salah satunya karena lemahnya pengawasan guru di lingkungan sekolah, hal itu berdampak pada karakter murid yang masih melakukan perbuatan buruk seperti bullying.

    “Setiap guru seharusnya menjadi pengawas aktif bagi murid-muridnya di sekolah. Namun, seringkali kita saksikan situasi di mana seorang anak sedang menderita di sudut sekolah, namun sang guru memilih untuk bertindak acuh,” ungkap Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

    Selain faktor pengawasan guru, Sani juga menekankan dampak lingkungan dan paparan media sebagai pendorong karakter anak menjadi seorang pembully, di mana pun mereka berada. Terakhir, dia menyoroti peran pendidikan yang diterapkan oleh orang tua di rumah sebagai faktor krusial. Menurutnya, kurangnya pembinaan optimal di lingkungan rumah dapat membawa kebiasaan buruk anak ke lingkungan sekolah.

    “Dibutuhkan kerjasama dengan orang tua, ketiga faktor ini sangat memengaruhi perkembangan anak. Namun, yang jelas, tindakan bullying harus segera diatasi dan tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

    Sani juga mengajak para korban bullying untuk tidak ragu melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak sekolah atau orang tua dari pelaku. Selain itu, dia menggarisbawahi dampak negatif media sosial dalam situasi ini, menyatakan bahwa media sosial bisa menjadi pisau bermata dua.

    “Medsos itu bagai sebilah pisau; jika digunakan untuk merawat pohon atau mengusir tanaman berbahaya, akan memberikan manfaat besar. Tapi jika digunakan untuk menyakiti orang, itu salah,” demikian Sani.(HN/Adv/MR)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 2025

    SPPG Polri di Samarinda Mulai Berjalan untuk Sukseskan Program MBG

    Oktober 23, 2025

    Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (HMTP UNMUL) Telah Menggelar Penutupan Kegiatan MINING STUDENT WEEK (MSW) 7.0

    Oktober 12, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,899 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,490 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.