Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Sekolah Swasta Diserbu, SD Negeri Sepi Peminat DPRD Kaltim Minta Evaluasi Mutu Pendidikan
    Advertorial

    Sekolah Swasta Diserbu, SD Negeri Sepi Peminat DPRD Kaltim Minta Evaluasi Mutu Pendidikan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 8, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Sekretaris komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda — Fenomena bangku kosong di Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Samarinda kembali mencuat pada awal tahun ajaran 2025. Ironisnya, lebih dari 2.000 kursi siswa di SD negeri tak terisi, sementara sejumlah sekolah swasta justru kewalahan menampung lonjakan pendaftar.

    Kondisi ini memicu keprihatinan dari DPRD Kalimantan Timur. Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, menilai situasi tersebut sebagai sinyal kuat menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri.

    “Jika masyarakat lebih memilih sekolah swasta, artinya sekolah negeri perlu introspeksi. Ini bukan soal jumlah bangku saja, tapi menyangkut mutu layanan pendidikan,” ujar Darlis, saat dikonfirmasi di Samarinda.

    Ia menjelaskan, pergeseran minat orang tua tidak lepas dari faktor kualitas pengajaran, kedisiplinan sekolah, serta ketersediaan fasilitas. Kemampuan ekonomi warga Kaltim yang meningkat juga dinilai ikut mendorong orang tua untuk memilih sekolah swasta, meski harus membayar lebih mahal.

    “Banyak orang tua yang kini rela membayar lebih demi keyakinan bahwa anak mereka mendapatkan pendidikan yang lebih baik, terutama di jenjang pendidikan dasar,” jelasnya.

    Lebih jauh, Darlis menyoroti ketimpangan distribusi siswa antar sekolah negeri. Ia mengingatkan bahwa kondisi ini berisiko memicu kebijakan penggabungan atau bahkan penutupan sekolah negeri yang kekurangan murid.

    “Kalau tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin kebijakan rasionalisasi sekolah akan diterapkan. Ini yang harus dicegah sedini mungkin,” tegasnya.

    Untuk itu, ia mendorong sekolah negeri agar tidak hanya bertumpu pada status sebagai lembaga publik, namun juga aktif berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan. Ia menyarankan perbaikan kualitas guru, sistem pembelajaran yang adaptif, serta tata kelola sekolah yang lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan siswa dan orang tua.

    “Sekolah negeri punya kelebihan dari sisi biaya dan akses. Tapi jika tak diimbangi dengan kualitas, masyarakat tentu akan mencari alternatif lain,” pungkas Darlis.

    Ia juga menyerukan agar Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menyusun strategi pemulihan citra sekolah negeri agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.