Halonusantara.id, Samarinda – Upaya menjaga kinerja dan pelayanan publik terus dilakukan Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Pada Rabu (15/05/2025), Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati Usman memimpin rapat internal bersama para pejabat struktural serta kelompok jabatan fungsional guna membahas tindak lanjut capaian kinerja dan rencana kegiatan mendatang.
Rapat ini merupakan bagian dari respons atas briefing yang sebelumnya dilakukan oleh Gubernur Kaltim bersama kepala OPD se-Kaltim, terkait evaluasi serapan anggaran. Dalam kesempatan itu, Sekretariat DPRD Kaltim berhasil mencatatkan prestasi dengan menempati peringkat ke-8 dari total 44 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Turut hadir dalam rapat, antara lain Kepala Bagian Umum dan Keuangan Hardiyanto, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Suriansyah, Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Andi Abdul Razaq, serta Kepala Sub Bagian TU dan Kepegawaian Arief Nur Iman.
Dalam arahannya, Norhayati menegaskan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan capaian yang sudah diraih.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras kita bersama, namun evaluasi tetap perlu dilakukan agar pelaksanaan anggaran ke depan lebih optimal,” terangnya.
Selain membahas evaluasi anggaran, rapat juga difokuskan pada persiapan menjelang Hari Raya Idul Adha. Mulai dari teknis pelaksanaan kegiatan, hingga peran serta pegawai dalam kegiatan sosial dan keagamaan, menjadi topik diskusi yang cukup mendalam.
Norhayati menaruh harapan besar agar seluruh jajaran dapat terlibat aktif dan bersinergi dalam menyukseskan kegiatan Idul Adha yang akan datang.
Norhayati Usman berharap seluruh jajaran dapat bersinergi dalam menyukseskan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.
Suasana rapat yang berlangsung penuh kekhidmatan memperlihatkan keseriusan Sekretariat DPRD Kaltim dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan tanggung jawab publik di lingkungan kerja mereka. Komitmen ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi legislatif daerah. (Eby/Adv)

