Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Headlines»Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka
    Headlines

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJanuari 4, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Sekretaris Umum DPK KNPI Loa Janan, Muhammad Hasbi. (Ist)

    Halonusantara.id — Maraknya aktivitas Sunday Morning Ride (Sunmori) di Jalan Poros Samarinda–Balikpapan kembali menuai kecaman keras. Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Loa Janan menilai aktivitas tersebut telah berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan publik, namun ironisnya terus dibiarkan berlangsung tanpa penindakan tegas dan rutin dari aparat kepolisian.

    Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Umum DPK KNPI Loa Janan, Muhammad Hasbi, saat diwawancara pada Minggu (4/1/2026). Hasbi menyebut Sunmori sebagai “teror mingguan” yang setiap akhir pekan mempertaruhkan nyawa warga dan pengguna jalan.

    “Ini bukan lagi sekadar hobi komunitas motor. Ini sudah menjadi teror bagi pengguna jalan dan warga sekitar. Kecelakaan terus berulang, korban berjatuhan, keresahan meluas, tetapi aparat seolah menutup mata,” tegas Hasbi.

    Hasbi secara terbuka mengkritik keras Polres Kutai Kartanegara dan Polsek Loa Janan yang dinilainya gagal menjalankan fungsi penegakan hukum dan perlindungan keselamatan masyarakat. Ia menolak keras alasan-alasan teknis yang kerap dijadikan pembenaran atas tidak adanya penertiban rutin.

    “Jangan lagi bersembunyi di balik alasan teknis. Sunmori ini bukan kejadian tiba-tiba. Semua orang tahu jamnya, harinya, lokasinya. Kalau polisi mau menertibkan, sangat bisa. Tapi faktanya tidak dilakukan. Ini bukan kelalaian biasa, ini pembiaran,” katanya.

    Menurut Hasbi, pembiaran tersebut semakin ironis karena lokasi Sunmori berada di jalur strategis yang seharusnya dijaga ketat oleh negara.

    “Jalur vital negara dijadikan arena adrenalin liar. Ini ironi. Kalau hukum hanya tegas ke rakyat kecil tapi lunak ke pelanggaran yang masif dan terbuka, maka wajar publik kehilangan kepercayaan,” ujarnya.

    Hasbi menegaskan bahwa aparat kepolisian tidak bisa lagi berlindung di balik narasi bertindak setelah kejadian. Menurutnya, ketika potensi bahaya sudah diketahui sejak awal, maka tanggung jawab tidak hanya bersifat hukum, tetapi juga moral dan politik.

    “Ketika aparat tahu ada potensi bahaya, tahu ada pelanggaran, tapi membiarkannya terus berulang, maka aparat ikut bertanggung jawab secara moral dan politik atas setiap korban. Jangan hanya datang pasca-kejadian lalu pasang garis polisi,” tegasnya.

    DPK KNPI Loa Janan mendesak agar kepolisian segera melakukan penertiban rutin, konsisten, dan tanpa kompromi, bukan razia simbolik yang hanya muncul di momen tertentu atau setelah tekanan publik. Hasbi menegaskan bahwa keselamatan rakyat tidak boleh dikorbankan oleh pembiaran yang sistematis.

    “Negara tidak boleh kalah oleh kebisingan knalpot dan ego kelompok. Polisi harus hadir sebelum korban berikutnya jatuh, bukan setelahnya,” pungkas Hasbi. (HF)

    DPK KNPI Loa Janan Halonusantara.id Kalimantan Timur kaltim KNPI Kota Balikpapan Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Hadapi Tantangan Lingkungan IKN, Universitas Mulawarman Dorong Kolaborasi Tata Kelola Sampah Berkelanjutan

    Februari 13, 2026

    Minim Lapangan Kerja, DPRD Kaltim Minta Industri Prioritaskan Tenaga Lokal

    Desember 3, 2025

    Agusriansyah Tekankan Sekolah Harus Jadi Tempat Aman Bagi Anak di Kaltim

    Desember 3, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.