Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Situs Bersejarah di Jembayan Bakal Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata
    Advertorial

    Situs Bersejarah di Jembayan Bakal Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraOktober 23, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Situs bersejarah di Desa Jembayan (Istimewa)

    Halonusantara.id, Tenggarong – Pemerintah Desa (Pemdes) Jembayan, Kecamatan Loa Kuku, akan mengembangkan situs peninggalan sejarah yang terletak di Desa Jembayan sebagai objek wisata budaya.

    Diketahui, terdapat tiga situs bersejarah di Desa Jembayan. Yakni Makam Raja Kukar, Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa, Makam Aulia Habib Abdurrahman bin Husin bin Yahya, dan bunker Jepang Peninggalan Perang Dunia II.

    Sekretaris Desa Jembayan, Jamli, mengatakan. Pihaknya bakal mengelola ketiga situs sejarah tersebut untuk menarik minat wisatawan lokal maupun manca negara.

    “Kami ingin menjadikan Desa Jembayan sebagai desa wisata yang memiliki nilai sejarah dan religi. Kami juga ingin melestarikan warisan budaya dan sejarah yang ada di desa kami,” ungkapnya.

    Jamli juga menjelaskan bahwa, makam Raja Kutai Kartanegara, Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa terletak di wilayah Rt 1 Desa Jembayan. Makam tersebut merupakan salah satu situs kerajaan tertua di Indonesia yang masih terawat.

    Sementara itu, makam Aulia Habib Abdurrahman bin Husin bin Yahya terletak di wilayah RT 15 Desa Jembayan.

    Makan ini, kata Jamli, merupakan makam seorang ulama besar yang dihormati oleh masyarakat setempat. Makam tersebut sering dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah, baik siang maupun malam.

    Selain dua situ sejarah itu, ada pula situs Bunker Jepang yang terletak di wilayah RT 15 Desa Jembayan. Bunker Jepang itu merupakan situs peninggalan Perang Dunia II yang masih asli, hanya saja belum terurus. Lokasi bunker Jepang itu tergolong strategis karena berada di ketinggian.

    Jamli berharap agar situs ini dapat menjadi sarana edukasi sejarah bagi pelajar dan masyarakat di Kukar.

    Ia juga berharap agar masyarakat setempat dapat merawat dan menjaga situs-situs sebagai aset yang harus diselamatkan.

    “Semoga masyarakat kita mendukung program yang ingin kita bangun untuk mengembangkan wisata di Jembayan,” sambungnya.

    Terakhir, ia mengatakan untuk mengembangkan tiga situs bersejarah ini. Pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar. (HN/Adv/Eby)

    Halonusantara.id Kalimantan Timur Kutai Kartanegara Pemkab Kukar Tenggarong
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 2025

    SPPG Polri di Samarinda Mulai Berjalan untuk Sukseskan Program MBG

    Oktober 23, 2025

    Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (HMTP UNMUL) Telah Menggelar Penutupan Kegiatan MINING STUDENT WEEK (MSW) 7.0

    Oktober 12, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,899 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,490 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.