Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Sri Puji Astuti Sebut Kasus Kekerasan Seksual di Samarinda Terbilang Tinggi
    Advertorial

    Sri Puji Astuti Sebut Kasus Kekerasan Seksual di Samarinda Terbilang Tinggi

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraNovember 26, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti (istimewa)

    Halonusantara.id, Samarinda – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota samarinda terbilang cukup tinggi di provinsi kalimantan timur, Hal ini ditanggapi oleh ketua komisi IV dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kota samarinda.

    Ketua komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan Kasus kekerasan perempuan dan anak di samarinda memang cenderung tinggi, menurutnya bukan hanya samarinda bahkan di seluruh Indonesia mengalami peningkatan kasus.

    “Tingginya kasus tersebut memang karena banyaknya penduduk di kota samarinda, tapi tidak bisa juga kita pungkiri bahwa didaerahlain juga mengalami peningkatan,” ucapnya pada media.

    Politikus Demokrat tersebut mengatakan, bahwa kasus kekerasan perempuan dan anak selain meningkat karena adanya laporan, namun ia beranggapan kasus tersebut juga diduga banyak yang tidak terlapor.

    “Banyak kok yang tidak melapor lantaran malu, bahkan sampai kondisi korban parah sekali baru ada laporan oleh masyarakat,” ungkapnya.

    Sebagai Wakil Rakyat, Puji mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Kekerasan perempuan dan anak, mulai dari Pelecehan hingga penganiayaan.

    “Kami sudah melakukan sosialisasi, bahkan kami mengajak masyarakat untuk melapor apabila mengalami atau melihat adanya kasus tersebut,” tuturnya.

    Sebenarnya, Lanjut dia, adanya kekerasan pada Perempuan dan Anak tersebut bahkan KDRT diduga akibat maraknya pernikahan dini, Menurutnya, secara psikologis, anak yang menikah di usia muda cenderung masih kekanak-kanakan sehingga pola pikir memimpin keluarga belum terbentuk secara utuh

    “Kesiapan untuk berkeluarga belum mencukupi, makanya perlu berhati-hati apabila menikahkan anak dibawah usia 25 tahun,” tandasnya.(HN/Adv/MR)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kalimantan Timur Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,902 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,492 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.