Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Sugeng Hariadi: Tambang Ilegal Sudah Merajalela, Harus Jadi Pelajaran untuk Semua
    Advertorial

    Sugeng Hariadi: Tambang Ilegal Sudah Merajalela, Harus Jadi Pelajaran untuk Semua

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 15, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi I DPRD Kukar, Sugeng Hariadi. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Anggota Komisi I DPRD Kukar, Sugeng Hariadi, menyebut persoalan tambang ilegal bukan hal baru. Ia menyayangkan aktivitas semacam itu masih terus terjadi, bahkan kini menyasar wilayah dapilnya sendiri di Desa Loa Raya.

    Sugeng menyampaikan pernyataan ini dalam pertemuan mediasi sengketa lahan yang kembali digelar antara warga dan pihak terlapor. Ia menilai kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama, baik bagi masyarakat maupun pemerintah desa.

    “Saya rasa ini persoalan yang tidak bisa ditutupi lagi. Tambang ilegal sudah terjadi di mana-mana, dan sekarang kejadian ini ada di dapil saya sendiri,” ujar Sugeng, Senin (14/7/2025).

    Menurutnya, maraknya tambang ilegal membuktikan masih lemahnya pengawasan serta koordinasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak yang berwenang.

    Ia menegaskan, jika tidak disikapi dengan serius, persoalan ini bisa merugikan banyak pihak secara terus-menerus.

    “Ini harus jadi pelajaran pahit buat semua. Karena ujung-ujungnya masyarakat juga yang jadi korban, baik secara hukum maupun secara ekonomi,” tegasnya.

    Sugeng mengimbau agar ke depan masyarakat tidak mudah tergiur bekerja sama dengan pihak penambang tanpa mengecek legalitas dan izin resmi.

    Ia juga meminta agar desa lebih tegas dalam menyikapi aktivitas yang mencurigakan di wilayahnya.

    “Saya harap ini tidak dilakukan lagi. Kalau dari awal sudah kelihatan tidak resmi, jangan dibiarkan berkembang. Itu hanya akan mencederai hak masyarakat,” katanya.

    Ia pun menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal persoalan ini dan mendukung penyelesaian yang berpihak kepada masyarakat. Namun, penyelesaian jangka panjang hanya bisa tercapai jika semua pihak mau belajar dari kasus-kasus seperti ini.

    “Kita harus perkuat pengawasan bersama. Jangan sampai kejadian di Loa Raya ini terulang di desa lain. Ini bukan soal satu orang, tapi rantai persoalan yang harus dibenahi bersama,” tutupnya. (Hf/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,902 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,492 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.