Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Sulit Diberantas, Judi Online Masih Jadi Momok Masalah di Masyarakat
    Advertorial

    Sulit Diberantas, Judi Online Masih Jadi Momok Masalah di Masyarakat

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraOktober 23, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Akses yang mudah dengan variasi permainan yang beragam judi online mampu menjebak masyarakat. Bahkan kasus judi online kini semakin marak dan menjadi persoalan serius dalam beberapa tahun terakhir.

    Indonesia sendiri tercatat sebagai negara peringkat pertama pengguna judi online dengan dua ratus ribu lebih pengguna di tahun 2022. Bahkan berdasarkan data PPATK sepanjang 2017 – 2022 total perputaran uang judi online di Indonesia mencapai Rp 190 triliun.

    Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Puji Setyowati mengaku bahwa dirinya merasa sangat prihatin atas kondisi ini. Ia berharap masyarakat yang masih melakukan judi online bisa sadar akan dampak bahaya yang timbul dari kecanduan judi online.

    “Sudah banyak kasus akibat kecanduan judi online sangat mempengaruhi  mental dan psikis seseorang. Dampak depresi dan stres kalau sering kalah main sudah pasti, belum kalau modal habis harus cari banyak cara agar dapat modal,” jelasnya.

    Lebih lanjut, sampai saat ini tidak ada pecandu judi online yang benar-benar mendapatkan hasil yang menjanjikan  sehingga membuat hidupnya sejahtera. Justru sebaliknya, faktanya justru membuat mereka banyak kehilangan uang.

    “Kalau sudah sekali menang pasti mau main lagi dan lagi. Modalpun bisa dilipatgandakan tanpa mau berfikir panjang. Tanpa disadari kalau permainan judi online yang merupakan program  yang dibuat dan telah diatur sedemikian rupa dimuat untuk memanipulasi emosial seseorang  demi meraup keuntungan pribadi sebesar-besarnya,” beber Puji.

    Kendati pemerintah telah banyak memblokir situs jejaring judi online, tetapi masih banyak pula akses baru yang masih berjalan. Pangsa pasar yang besar di Indonesia dan mental jalan pintas mencari uang adalah alasan kenapa judi online sangat sulit diberantas di negara kita

    Oleh karena itu, Puji meminta agar lembaga pendidikan dan tokoh agama beserta orang tua untuk saling bersinergi dalam memberikan pemahaman dan pengawasan secara terus menerus agar masyarakat tidak menjadi korban judi online.(HN/Adv/Eby)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kenaikan BBM Berpotensi Picu Inflasi, DPRD Dorong TPID Perkuat Pengawasan Harga

    Juni 26, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, DPRD Soroti Dugaan Gangguan Pasokan Batu Bara

    Juni 26, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Dukungan APBN 2027 untuk Lanjutkan Proyek Strategis

    Juni 26, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,908 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,498 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,023 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.