Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Tambang Ilegal di Kaltim Masih Menjadi Tantangan Besar, Respons Pemerintah Dinilai Kurang Optimal
    Advertorial

    Tambang Ilegal di Kaltim Masih Menjadi Tantangan Besar, Respons Pemerintah Dinilai Kurang Optimal

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 4, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Arwanto. (Na)

    Halonusantara.id, Samarinda — Aktivitas pertambangan ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) tetap menjadi masalah serius yang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan.

    Meski pemerintah mengklaim telah melakukan pemantauan intensif, berbagai kalangan menilai langkah penanganan yang diambil belum cukup efektif untuk mengatasi persoalan ini secara tuntas.

    Keberadaan tambang ilegal yang tersebar di berbagai wilayah di Kaltim terus menimbulkan keresahan. Selain merusak lingkungan, aktivitas ini juga berpotensi memicu konflik sosial dan menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat sekitar.

    Kritikan tajam datang dari mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat yang menyoroti lambatnya penegakan hukum serta kurangnya komitmen serius dari aparat terkait.

    Menurut Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Arwanto, pihaknya telah mengidentifikasi lebih dari seratus titik tambang ilegal yang rutin dipantau.

    Namun, ia menegaskan bahwa kewenangan penindakan berada di tangan aparat penegak hukum sehingga Dinas ESDM hanya berfokus pada pengawasan dan pelaporan.

    “Dari 108 titik yang kami pantau, sebagian besar memang rawan, dan pengawasan terus kami lakukan. Namun, penindakan sepenuhnya berada pada aparat hukum,” kata Bambang, Rabu (4/6/2025).

    Bambang juga mengungkapkan bahwa pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat dan media untuk memperkuat pengawasan tambang ilegal.

    Laporan dari masyarakat serta sorotan media telah membantu mengungkap beberapa kasus yang sebelumnya kurang mendapat perhatian.

    Salah satu contoh keberhasilan tersebut terjadi di wilayah Bontang, di mana pemberitaan media mendorong aparat melakukan tindakan cepat terhadap lokasi tambang ilegal yang sempat tidak terpantau.

    Untuk meningkatkan transparansi dan mempercepat penanganan, Pemprov Kaltim juga telah meluncurkan kanal pengaduan publik yang terbuka tidak hanya bagi warga lokal, tetapi juga pelapor dari luar daerah. Kanal ini telah menerima berbagai laporan, beberapa di antaranya kini tengah ditindaklanjuti secara hukum.

    Meski demikian, masyarakat masih menuntut agar pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap kasus tambang ilegal. Tekanan untuk menunjukkan komitmen politik yang kuat dan tindakan nyata secara menyeluruh terus bergulir, mengingat dampak lingkungan dan sosial yang diakibatkan oleh praktik pertambangan tanpa izin ini sangat luas.

    Permasalahan tambang ilegal di Kaltim sejatinya memerlukan sinergi lintas lembaga dan langkah strategis berkelanjutan agar dapat memberikan perlindungan terhadap lingkungan sekaligus menjaga stabilitas sosial masyarakat. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

    DISKOMINFO KALTIM Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    DPRD Samarinda Soroti Peredaran Narkoba di Gang Langgar, Minta Pemberantasan Dilakukan Menyeluruh

    Mei 18, 2026

    Relokasi Pergudangan ke Palaran Dinilai Jadi Solusi Kemacetan Samarinda

    Mei 12, 2026

    DPRD Samarinda Minta Polemik Izin Gereja Toraja Diselesaikan Secara Bijak

    Mei 11, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.