Halonusantara.id, Samarinda — DPRD Kota Samarinda menaruh perhatian besar terhadap kelanjutan pembangunan ruang publik di kawasan pusat kota. Salah satu proyek prioritas yakni Teras Samarinda diminta untuk diselesaikan tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan hal tersebut setelah melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan di beberapa titik, termasuk Teras Samarinda 1 dan Teras Samarinda 2 yang saat ini tengah berlangsung.
“Kita juga mengetahui bersama bahwa untuk yang Teras Samarinda 2, tadi itu kurang lebih anggarannya Rp21 miliar. Rp21 miliar ini tadi meliputi konstruksi bangunan sayap 2 kanan-kiri,” jelas Deni Hakim.
Sementara itu, proyek Teras Samarinda 1 memiliki nilai anggaran sekitar Rp24 miliar dan saat ini masih dalam tahap awal konstruksi.
“Teras Samarinda 1 itu kurang lebih Rp24 miliar. Nah ini baru tahap pemansangan,” tambahnya.
Deni menjelaskan bahwa proyek penataan ruang publik ini dirancang untuk berkelanjutan, menyambung antara Teras Samarinda 2, 3, 1, hingga 4. Setiap titik akan terhubung membentuk koridor ruang terbuka yang saling melengkapi.
“Berkelanjutan saja dari Teras Samarinda 2, 3, kemudian 1, kemudian 4. Nanti di situ Teras Samarinda 1 itu lanjut sampai ke depan kantor pos. Setelah itu lanjut Teras Samarinda 2 sampai ke depannya masjid,” ujarnya.
Ia pun berharap pelaksanaan di lapangan sesuai jadwal yang telah dirancang, agar tidak terjadi keterlambatan penyelesaian proyek.
“Nah ini sih kita harapkan semua on progress sesuai dengan tahapan waktu yang telah ditentukan. Mereka semua menyampaikan di akhir tahun ini kan bisa tuntas untuk yang tahapan-tahapan karena kan berkelanjutan-berkelanjutan lagi,” pungkasnya.
Pembangunan kawasan Teras Samarinda sendiri merupakan bagian dari program revitalisasi pusat kota yang digagas Pemerintah Kota Samarinda. Dengan konsep ramah pejalan kaki, kawasan ini dirancang untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjadi ikon estetika baru kota, yang membentang dari Jalan Gajah Mada hingga sekitar Masjid Raya Darussalam. (Eby/Adv)

