Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Turun dari Zona Merah, Tiga Wilayah Bukti Nyata Keberhasilan Penanganan Malaria di Kaltim
    Advertorial

    Turun dari Zona Merah, Tiga Wilayah Bukti Nyata Keberhasilan Penanganan Malaria di Kaltim

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 15, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin. (Na)

    Halonusantara.id, Samarinda — Upaya terstruktur dan berkelanjutan dalam penanganan malaria di Kalimantan Timur (Kaltim) kini mulai membuahkan hasil. Salah satu bukti paling konkret adalah penurunan status endemis di tiga kabupaten yang sebelumnya berada di zona merah, yakni Paser, Berau, dan Kutai Timur.

    Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa berdasarkan peta endemisitas terbaru tahun 2024, ketiga kabupaten tersebut kini berstatus endemis rendah, setelah sebelumnya masuk kategori endemis tinggi pada tahun 2023. Sementara Penajam Paser Utara (PPU) tetap berada pada kategori endemis sedang.

    “Ini bukan sekadar penurunan angka kasus, tapi juga pergeseran zona risiko di wilayah-wilayah yang selama ini jadi fokus utama kita,” kata Jaya, Selasa (15/7/2025).

    Jaya menegaskan bahwa penurunan status tersebut mencerminkan efektivitas pendekatan wilayah yang diterapkan oleh Dinkes Kaltim. Program pencegahan dan penanggulangan difokuskan langsung ke komunitas paling rentan, terutama masyarakat yang tinggal atau bekerja di sekitar kawasan hutan dan daerah endemis.

    Berbagai langkah intervensi telah dijalankan selama tiga tahun terakhir, mulai dari pembagian kelambu, pemberian obat antimalaria, pemeriksaan dini, hingga penyediaan paket perlindungan khusus bagi pekerja hutan, seperti losion anti-nyamuk dan obat pencegahan.

    Berdasarkan laporan Sistem Informasi Surveilans Malaria (SISMAL) per 10 Juli 2024, jumlah kasus malaria mengalami penurunan drastis, dari 2.498 kasus pada 2023 menjadi 1.096 kasus pada 2024 turun sekitar 56 persen. Proyeksi 2025 menunjukkan tren positif berlanjut dengan estimasi hanya 536 kasus.

    “Kalau kita lihat, dari sisi data dan peta wilayah, tren kita sangat bagus. Tiga daerah yang sebelumnya merah sudah turun ke status yang lebih aman. Itu capaian yang patut diapresiasi,” ujarnya.

    Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi kunci dari keberhasilan ini. Edukasi dan pelibatan masyarakat lokal dilakukan secara intensif, tidak hanya melalui tenaga kesehatan, tapi juga melibatkan tokoh masyarakat hingga kader desa.

    “Kalau kita hanya menurunkan angka kasus, itu belum cukup. Tapi kalau kita bisa mengubah status wilayah di peta endemisitas, itu artinya kita berhasil memutus mata rantai penularan,” tegasnya.

    Dengan kondisi ini, optimisme pun semakin besar bahwa Kaltim bisa mencapai target eliminasi malaria pada 2027, sebagaimana yang telah dicanangkan secara nasional. Jaya pun mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga momentum, khususnya di kabupaten yang masih berada di zona sedang.

    “Beban kita sekarang tinggal bagaimana menjaga daerah yang sudah hijau tetap aman, dan mendorong wilayah kuning seperti PPU agar bisa menyusul,” pungkasnya. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

    DISKOMINFO KALTIM Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.