Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Wacana Angkut Batu Bara via Sungai Menguat, Firnadi Ikhsan Dukung Gagasan Gubernur
    Advertorial

    Wacana Angkut Batu Bara via Sungai Menguat, Firnadi Ikhsan Dukung Gagasan Gubernur

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 1, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan. (Eby)

    Halonusantara.id, Samarinda – Rencana pemindahan jalur angkutan batu bara dari jalan umum ke Sungai Mahakam kembali mencuat ke permukaan, menyusul pernyataan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang mengusulkan langkah tersebut sebagai solusi menyeluruh untuk menyelamatkan infrastruktur jalan dari kerusakan akibat kendaraan bertonase besar.

    Usulan ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk legislatif daerah. Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menilai pemanfaatan jalur sungai bisa menjadi langkah rasional untuk mengurangi tekanan pada jalan nasional maupun provinsi yang kerap rusak dalam waktu singkat.

    “Saya kira ini satu-satunya jalan yang paling masuk akal. Kita ikut arus saja, dan sepakat kalau ini bisa jadi solusi,” ucap Firnadi, Selasa (1/7/2025).

    Menurutnya, keberadaan jalan yang dibangun dari dana APBD dan APBN semestinya menjadi fasilitas umum yang awet dan bisa dinikmati masyarakat luas. Namun faktanya, jalan-jalan tersebut rusak berulang kali akibat aktivitas angkutan industri.

    “Biasanya jalan itu mulus sebentar saja, setelah itu rusak lagi karena dilewati kendaraan dengan tonase besar. Ini masalah klasik,” ujarnya.

    Firnadi menjelaskan, sebelumnya sudah ada beberapa pendekatan yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satunya adalah dengan membatasi tonase kendaraan, serta mewajibkan angkutan batu bara dan kelapa sawit menggunakan jalur khusus.

    Namun diakuinya, kebijakan yang sudah dibuat oleh Pemprov Kaltim belum menunjukkan hasil optimal karena lemahnya pengawasan dan implementasi.

    “Sekarang muncul lagi ide lewat sungai. Ya, itu juga bisa jadi alternatif. Meski tentu akan menimbulkan persoalan baru, terutama soal lalu lintas di sungai,” katanya.

    Sejauh ini, wacana pemindahan jalur angkutan batu bara ke jalur sungai masih dalam tahap diskusi. Berbagai pihak masih menunggu kejelasan konsep dan kebijakan teknis yang akan diambil oleh pemerintah daerah, termasuk kesiapan infrastruktur pendukung dan sikap pelaku usaha terhadap perubahan tersebut.

    “Dua-duanya pernah dicoba, lewat darat dan sungai. Tinggal nanti di lapangan kita lihat, mana yang benar-benar bisa dijalankan dengan efektif,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Cegah Salah Sasaran, Sri Puji Desak Data Bansos Rutin Diperbarui

    Juli 22, 2026

    Banyak Kios Tak Terpakai, DPRD Minta Pemkot Evaluasi Pengelolaan Pasar Pagi

    Juli 22, 2026

    Sri Puji Astuti Dukung Hukuman Kebiri bagi Pelaku Kekerasan Seksual Berat

    Juli 22, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,909 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,024 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.