Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Wakil Ketua DPRD Kaltim Tekankan Program MBG Libatkan Petani Lokal untuk Dongkrak Ekonomi Kaltim
    Advertorial

    Wakil Ketua DPRD Kaltim Tekankan Program MBG Libatkan Petani Lokal untuk Dongkrak Ekonomi Kaltim

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraNovember 25, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. (Foto : Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus menjadi program yg memberikan dampak luas ,mulai dari peningkatan kesehatan pelajar serta menggerakan perekonomian masyarakat.

    Ia menilai, hal itu bisa terwujud apabila pemerintah dapat memberikan kesempatan bagi petani serta pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam penyediaan bahan baku.

    Ananda menjelaskan bahwa keterlibatan produsen lokal akan memperkuat persediaan bahan baku, sekaligus menjaga kelangsungan perputaran ekonomi di wilayah Kaltim.

    “Peran petani lokal sangat krusial agar program MBG berjalan konsisten. Dampaknya bukan hanya dirasakan peserta didik, tetapi juga memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

    Namun, ia mengingatkan bahwa masih ada tantangan yang harus segera diatasi pemerintah, terutama terbatasnya akses permodalan bagi petani.

    “Tujuan utama kita jelas, memastikan ketersediaan pasokan MBG tanpa harus bergantung dari luar daerah,” tegasnya.

    Ananda juga menyoroti pentingnya pengawasan kualitas makanan pada program MBG. Ia kembali menegaskan bahwa makanan bagi pelajar harus aman, sehat, dan sesuai standar sehingga tidak menimbulkan risiko kesehatan.

    “Dengan pengawasan berlapis dari proses produksi hingga konsumsi, MBG bisa menjadi sarana untuk memadukan kesehatan pelajar, kualitas pendidikan, dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

    Ananda mendorong adanya kolaborasi dari berbagai instansi agar pelaksanaan program MBG berjalan efektif. Ia menjelaskan Dinas Kesahatan bertugas menetapkan standar gizi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memastikan sekolah melaksanakan program, sementara Dinas Pertanian menjembatani antara program MBG dengan upaya swasembada pangan di Kaltim.

    “Jika seluruh OPD bergerak bersama, MBG bisa menjadi program strategis yang memberi manfaat jangka panjang bagi daerah,” tutupnya. (Ngl/Adv/DPRDKaltim)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Dispar Kukar Siapkan Panggung Ruang Publik untuk Komika Tenggarong

    Oktober 8, 2026

    Pemkab Kukar Inventarisasi Permukiman Padat Rawan Kebakaran, Hidran Jadi Perhatian

    Oktober 8, 2026

    Pemkab Kukar Petakan Titik Rawan Kebakaran di Permukiman Padat

    Oktober 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,012 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,909 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.