Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Musibah Banjir Samarinda, Abdul Rohim Evaluasi Sistem Mitigasi Pemerintah
    Advertorial

    Musibah Banjir Samarinda, Abdul Rohim Evaluasi Sistem Mitigasi Pemerintah

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 2, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Situasi Genangan Banjir Di Kota Samarinda. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir kembali memperlihatkan rentannya Kota Samarinda terhadap bencana hidrometeorologi. Tak hanya menyebabkan genangan air di sejumlah kawasan pemukiman, bencana banjir kali ini juga disertai tanah longsor yang terjadi di beberapa titik, menambah daftar kerugian yang diderita masyarakat.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian banjir di Samarinda masih belum optimal. Selain kerusakan infrastruktur, aktivitas warga juga terganggu, baik dari sisi ekonomi, sosial, hingga keselamatan.

    Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan perlunya evaluasi mendalam terhadap sistem drainase dan mitigasi bencana di kota ini. Pihaknya pun berencana memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk meminta klarifikasi dan langkah konkret ke depan.

    “Musibah ini menjadi catatan penting bagi kami. Kami akan memanggil Dinas PUPR guna menanyakan terkait program pengendalian banjir yang belum mampu menahan luapan air saat hujan deras,” ungkap Rohim.

    Menurutnya, penyebab banjir tidak hanya berasal dari tingginya debit air di hulu, tetapi juga disebabkan oleh masalah teknis seperti penyumbatan di saluran hilir. “Solusinya adalah pembangunan kolam retensi. Namun, jika input dan output air sudah sesuai, tapi terjadi penyumbatan di hilir, itu juga harus diselesaikan,” jelasnya.

    Rohim juga menyoroti kejadian tanah longsor di sekitar Terowongan Selili. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut harus ditelaah secara menyeluruh, mengingat risiko bencana yang bisa semakin besar jika tidak ditangani secara sistematis.

    “Persoalan semua ini akan kami evaluasi secara menyeluruh. Kami akan memanggil pihak-pihak terkait,” tandasnya.

    Melalui evaluasi lintas sektor ini, DPRD berharap langkah-langkah preventif ke depan bisa lebih terarah agar masyarakat tidak kembali menjadi korban akibat minimnya antisipasi terhadap cuaca ekstrem. (EP/Adv)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.