Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyerahkan donasi kemanusiaan senilai Rp25 juta kepada warga terdampak kebakaran di kawasan Danau Aji, Tenggarong, Selasa (6/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan saat jajaran Pemkab Kukar meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak musibah.
“Hari ini kami semua berkumpul meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan donasi kemanusiaan senilai Rp25 juta,” kata Taufik.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui sejumlah pihak, di antaranya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Palang Merah Indonesia (PMI). Selain bantuan berupa donasi, pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi perhatian selama masa pemulihan.
Taufik mengatakan, pendataan terhadap korban kembali dilakukan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan perhatian dan tidak ada yang terlewat.
Pendataan mencakup warga yang tinggal di rumah pribadi maupun rumah sewaan, termasuk warga dari luar daerah yang belum memiliki dokumen kependudukan lengkap.
“Jangan sampai ada yang terlewat. Kita lakukan identifikasi lagi karena di sini ada yang rumah sewaan, ada rumah pribadi, termasuk orang dari luar yang belum memiliki identitas seperti itu. Tapi tetap kita pastikan tidak ada yang terlewat,” jelasnya.
Pemkab Kukar juga memastikan warga yang kehilangan dokumen kependudukan akibat kebakaran tetap memperoleh pelayanan administrasi. Dokumen seperti KTP yang terbakar dapat diproses kembali melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar.
Bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, pemerintah turut menyiapkan sejumlah alternatif lokasi penampungan sementara. Fasilitas yang dipertimbangkan antara lain masjid, bangunan pemerintah dan sekolah yang memungkinkan digunakan.
Taufik mengatakan penanganan korban tidak berhenti pada penyerahan bantuan awal. Pemerintah akan terus melihat kebutuhan warga selama proses pemulihan berlangsung.
Di sisi lain, kebakaran tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Kukar. Kondisi akses jalan yang terbatas dan ketersediaan sumber air di kawasan permukiman menjadi perhatian pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
“Melihat kondisi yang ada, kemudian kejadian tadi dan bagaimana penanganannya, memang perlu penataan,” ujarnya.
Kebakaran di kawasan Danau Aji terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 16.53 WITA. Api dengan cepat merambat ke sejumlah bangunan di kawasan permukiman padat.
Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 50 kepala keluarga atau 151 jiwa terdampak. Jumlah pasti bangunan yang terbakar masih dalam proses pendataan. (HB/ADV)

