Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Bantuan Pompa Air Selamatkan 209 Hektare Lahan Pertanian di Kukar
    Advertorial

    Bantuan Pompa Air Selamatkan 209 Hektare Lahan Pertanian di Kukar

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraOktober 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara Rifani. (HALONUSANTARA/HB)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Sekitar 209 hektare (ha) lahan pertanian di Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, yang sebelumnya terancam gagal panen akibat kekurangan air, akhirnya berhasil dipanen setelah mendapat bantuan pompa air.

    Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Rifani, mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar.

    Selain pompa air, petani juga mendapat dukungan bahan bakar minyak (BBM) untuk membantu proses pengairan lahan selama musim kemarau.

    “Alhamdulillah, mereka bisa panen sekarang. Jadi, seperti itu polanya. Kalau ada laporan, kita upayakan penanganannya,” ujar Rifani di Tenggarong, Selasa (13/10/2026).

    Ia menjelaskan, penanganan lahan pertanian yang terdampak kekeringan diawali dengan pemeriksaan kondisi sumber air di lokasi. Langkah ini diperlukan untuk memastikan bantuan pompa dapat digunakan secara efektif.

    Jika sumber air tersedia dan memungkinkan dimanfaatkan, Distanak akan mengupayakan bantuan pompa agar kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi.

    “Yang kita verifikasi sumber airnya dulu. Kalau ada sumber airnya, kita support pompa. Yang agak repot itu kalau tidak ada sumber air,” katanya.

    Menurut Rifani, ketersediaan sumber air menjadi faktor utama dalam menentukan bentuk bantuan yang dapat diberikan kepada petani. Karena itu, laporan dari lapangan perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan sebelum bantuan disalurkan.

    Pola tersebut juga diterapkan untuk mengantisipasi dampak kekeringan di lokasi pertanian lainnya di Kukar. Distanak berupaya memberikan dukungan sesuai kondisi dan kebutuhan petani agar tanaman tetap bertahan selama musim kemarau.

    Rifani berharap langkah penanganan tersebut dapat membantu menekan risiko gagal panen dan menjaga keberlangsungan produksi pertanian di Kukar.

    “Pola penanganannya seperti itu, kita verifikasi dulu kebutuhan petani di lapangan. Kalau memang ada sumber air dan memungkinkan untuk dibantu, kita upayakan dukungan pompa agar tanaman tetap bisa bertahan dan petani tidak sampai gagal panen,” pungkasnya. (HB/ADV)

    DISKOMINFO KUKAR Halonusantara.id kukar Kutai Kartanegara Pemkab Kukar
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    DKP Kukar Sesuaikan Bantuan Perikanan dengan Potensi Tiap Wilayah

    Oktober 13, 2026

    Pemkab Kukar dan TNI Percepat Pembangunan Desa Lewat Program TMMD

    Oktober 13, 2026

    Pemkab Kukar Sinkronkan Data Penerima Insentif dengan Program Gratispol

    Oktober 12, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,012 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,910 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.