Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»CSR Dinilai Belum Sentuh Isu Sosial, DPRD Kaltim Minta Perubahan Arah
    Advertorial

    CSR Dinilai Belum Sentuh Isu Sosial, DPRD Kaltim Minta Perubahan Arah

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 9, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Penanganan anak jalanan (anjal) di Kalimantan Timur dinilai masih berjalan di tempat, meski persoalan ini terus muncul di ruang publik. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyayangkan kurangnya perhatian serius pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada isu sosial ini.

    Ia mengkritisi minimnya alokasi anggaran dan lemahnya koordinasi antarinstansi terkait dalam upaya menangani anak jalanan. Menurutnya, jika benar dianggap sebagai persoalan utama, maka seharusnya tak ada alasan keterbatasan dana.

    “Kalau diklaim prioritas, mestinya ada keseriusan dari segi anggaran. Masalahnya bukan selalu pada ketersediaan dana, tapi seringkali karena tidak adanya koordinasi dan perencanaan yang jelas,” ucapnya, Rabu (9/7/2025).

    Agusriansyah menyoroti belum adanya basis data sosial yang terintegrasi, padahal hal itu merupakan fondasi utama untuk merumuskan kebijakan penanganan sosial secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

    Ia mendorong agar Bappeda dan dinas-dinas terkait dapat segera menyusun sistem data terpusat sebagai acuan dalam menyusun kebijakan.

    “Kita butuh sistem yang berbasis pada analisis publik. Harus ada data, lalu ditransformasikan ke kebijakan, dan dievaluasi secara terbuka. Ini langkah dasar kalau kita ingin menuntaskan masalah anjal, bukan sekadar tambal sulam,” tegasnya.

    Lebih lanjut, ia menyoroti pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta, yang menurutnya belum diarahkan secara optimal ke sektor sosial.

    “CSR seringkali dipakai untuk membangun fisik, padahal itu tanggung jawab negara. CSR idealnya menyentuh langsung persoalan sosial seperti pendidikan, kesehatan anak jalanan, dan pemberdayaan keluarga miskin,” jelasnya.

    Agusriansyah juga menyarankan agar formulasi kebijakan sosial melibatkan lembaga riset independen, bukan hanya hasil diskusi birokratik internal. Dengan pendekatan berbasis data dan penelitian, menurutnya, kebijakan akan lebih efektif dan mengakar.

    “Jangan sampai kebijakan hanya lahir karena reaksi sesaat. Kita harus berpikir jangka panjang, dengan basis ilmiah dan melibatkan peneliti yang memahami dinamika sosial secara mendalam,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa tanpa komitmen kuat dari pemangku kebijakan untuk membangun sistem yang berbasis data, upaya penanganan anak jalanan akan terus stagnan dan bersifat temporer.

    “Kuncinya ada di niat politik dan kemampuan menyusun sistem. Kalau serius, semua itu bisa dirancang. Tapi kalau tidak dimulai dari data dan analisis sosial yang kuat, hasilnya akan tetap lemah,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,902 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,492 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.