Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Dorong Kemandirian Pangan, DPRD Kaltim Ajak Optimalkan Mekanisasi Pertanian
    Advertorial

    Dorong Kemandirian Pangan, DPRD Kaltim Ajak Optimalkan Mekanisasi Pertanian

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraApril 4, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.(Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda — Optimalisasi teknologi dalam sektor pertanian dinilai menjadi kunci bagi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan dari daerah lain. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, menanggapi strategi mekanisasi pertanian yang tengah digencarkan oleh Kementerian Pertanian.

    Sigit menilai, pengelolaan pertanian di Kaltim saat ini masih tertinggal jauh dibandingkan negara-negara lain yang sudah mengadopsi mekanisasi secara masif, mulai dari pengolahan lahan hingga panen. “Kita masih mengandalkan cara-cara tradisional, tenaga manusia, dan itu sudah mulai sulit diterapkan karena kurangnya minat serta tenaga kerja di sektor pertanian,” ujar Sigit.

    Ia menambahkan, minimnya pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern menjadi tantangan besar di Kaltim. Karena itu, ia mendorong agar pengusaha-pengusaha lokal mulai berinvestasi dalam pengembangan industri pertanian yang lebih modern. “Kalau petani dan pengusaha di Kaltim mau memanfaatkan lahan dengan teknologi, seperti untuk padi, ubi, cokelat dan lainnya, hasilnya akan sangat berbeda,” tegasnya.

    Sigit juga mengungkapkan bahwa Kementerian Transmigrasi telah merancang program untuk mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah guna membantu pengelolaan lahan pertanian di Kaltim. Hal ini penting, mengingat kebutuhan pangan di wilayah ini cukup tinggi namun masih sangat bergantung pada pasokan dari daerah lain seperti Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara, Jawa, dan Sulawesi.

    Selain itu, Sulawesi Selatan juga telah melakukan studi banding ke Kaltim guna menyesuaikan tata ruang mereka dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang turut mempengaruhi distribusi dan produksi pangan di wilayah sekitar.

    Sigit berharap para pengusaha di Kaltim dapat menangkap peluang ini dan lebih serius mengembangkan lahan pertanian secara maksimal dengan dukungan teknologi. Dengan begitu, Kaltim bisa bergerak menuju kemandirian pangan sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan di era IKN.(Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,494 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.