Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim Sebut Pemangkasan Dana Transfer Jadi Ujian Kaltim Di Tahun Anggaran 2026
    Advertorial

    DPRD Kaltim Sebut Pemangkasan Dana Transfer Jadi Ujian Kaltim Di Tahun Anggaran 2026

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraDesember 1, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, membuat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diprediksi mengalami tekanan fiskal besar di tahun 2026. APBD yang awalnya dirancang sebesar Rp21,35 triliun harus direvisi menjadi Rp15,15 triliun.

    Pendapatan transfer mencatat penurunan paling drastis yakni dari Rp9,33 triliun menjadi Rp3,13 triliun. Dampak terbesar terlihat pada Dana Bagi Hasil (DBH) yang turun dari Rp6,06 triliun menjadi Rp1,62 triliun.

    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa sudah saatnya Kaltim memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tidak terus bergantung pada dana pusat.

    “Pajak, retribusi, BUMD, hingga pengelolaan aset daerah harus dioptimalkan,” tegasnya.

    Ananda juga mendorong pemerintah daerah agar memanfaatkan potensi Sungai Mahakam sebagai jalur utama dan pusat aktivitas bongkar muat.

    Ia menyebut, DPRD Kaltim bersama KSOP, Pelindo, dan MBS tengah membahas peluang peningkatan PAD dari aktivitas ekonomi di Sungai Mahakam.

    Dalam kondisi tersebut, DPRD Kaltim menjamin sektor pendidikan dan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam RAPBD 2026. Ia memastikan bahwa tunjangan dan belanja pegawai tidak masuk daftar pemangkasan agar menjaga kestabilan ekonomi daerah.

    Ananda menyoroti rendanya serapan anggaran di sejumlah OPD pada 2025 yang belum mencapai 70 persen, sedangkan pendapatan daerah masih berada di sekitar 60 persen. Ia menekankan agar sisa waktu anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. sisa waktu anggaran digunakan secara efektif.

    Proses pembahasan RAPBD 2026 dikaji secara mendalam oleh DPRD Kaltim bersama TAPD dan Bappeda. Ananda ingin memastikan bahwa seluruh program dan asumsi yang direncanakan dapat memberi manfaat kepada masyarakat. (Ngl/Adv/DPRDKaltim)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.