Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Ketua Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Agustinus Sudarsono, menyuarakan dukungannya terhadap percepatan pembangunan Jembatan Sebulu yang dinilai sebagai proyek strategis untuk masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 2, meliputi Tenggarong Seberang, Sebulu, dan Muara Kaman.
Agustinus menilai keberadaan jembatan tersebut sangat krusial dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mempercepat akses menuju pusat pemerintahan Kukar di Tenggarong. Ia menyebut jembatan ini sebagai infrastruktur vital yang mampu memberikan dampak besar bagi mobilitas, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi warga.
“Jembatan Sebulu sangat kami harapkan. Selain memangkas waktu tempuh, kehadirannya akan memudahkan akses masyarakat menuju pusat pelayanan pemerintahan dan ekonomi di Kukar,” ujar Agustinus.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jembatan ini akan menjadi jalur alternatif yang lebih efisien dibandingkan jalur darat yang ada saat ini. Selain memperlancar arus transportasi orang dan barang, Agustinus meyakini infrastruktur tersebut akan menunjang peningkatan layanan di sektor pendidikan dan kesehatan.
“Anak-anak sekolah dan warga yang butuh layanan kesehatan tidak perlu lagi menempuh jalur panjang. Ini akan mempercepat mobilitas dan efisiensi pelayanan di berbagai sektor,” katanya.
Agustinus juga mengungkapkan bahwa target penyelesaian pembangunan jembatan tersebut ditetapkan pada tahun 2025. Ia mendorong pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan agar memastikan proyek berjalan sesuai jadwal dan tepat sasaran.
“Paling tidak pada 2025, jembatan sudah bisa digunakan. Ini bukan hanya pembangunan biasa, tapi kebutuhan mendesak bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, percepatan proyek Jembatan Sebulu sejalan dengan komitmen DPRD Kukar untuk memastikan masyarakat memperoleh fasilitas infrastruktur yang layak dan mampu mendukung aktivitas sehari-hari secara maksimal. Ia juga menambahkan, dengan akses yang lebih baik, koordinasi antarwilayah di Kukar akan semakin mudah dilakukan.
“Jembatan ini akan menjadi penghubung utama yang mengintegrasikan pelayanan publik, distribusi logistik, hingga kegiatan ekonomi warga. Dampaknya akan terasa luas, termasuk dalam mendorong pertumbuhan kawasan sekitar,” tutupnya. (Hf/Adv)

