Halonusantara.id, KUKAR – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan bahwa Pulau Kumala memiliki prospek besar untuk ditata ulang dengan konsep bertahap.
Ia menyebutkan, pengembangan destinasi wisata andalan di Tenggarong itu bisa dimulai dari penguatan daya tarik lokal, lalu diperluas ke skala nasional, hingga akhirnya mampu bersaing di tingkat internasional.
“Ada tiga aspek yang bisa dikombinasikan, yaitu potensi lokal, nasional, dan internasional. Kalau itu berjalan, saya yakin pariwisata Kukar akan lebih maju dan berdaya saing,” kata Ahmad Yani, Kamis (21/8/2025).
Menurutnya, Pulau Kumala tidak cukup hanya dibenahi seadanya. Perlu ada strategi jangka panjang agar kawasan tersebut bisa terus berkembang dan memberikan daya tarik berlapis bagi wisatawan.
“Lokal itu artinya kita manfaatkan dulu potensi khas Kukar, misalnya budaya dan kuliner. Setelah itu, kita perluas ke nasional dengan fasilitas modern, hingga akhirnya punya daya tarik yang bisa memikat wisatawan internasional,” jelasnya.
Ahmad Yani menilai, Kukar memiliki modal besar untuk menjalankan strategi tersebut.
Letaknya yang berada di jantung Kalimantan Timur sekaligus dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat Pulau Kumala berpotensi besar menjadi magnet wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
“Ke depan, dengan adanya IKN, kita bisa tarik wisatawan asing yang datang ke Kaltim untuk mampir ke Kukar. Tapi itu hanya mungkin kalau Pulau Kumala dipersiapkan dengan fasilitas kelas dunia,” ucapnya.
Ia menambahkan, DPRD Kukar siap mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan kebijakan, anggaran, dan kerja sama strategis dalam mewujudkan rencana tersebut.
“Kalau Pulau Kumala berhasil naik kelas sampai ke level internasional, saya yakin pariwisata Kukar akan menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah,” tegasnya. (Hf/Adv)

