Halonusantara.id, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham, menegaskan pentingnya penggunaan anggaran pendidikan yang benar-benar sesuai kebutuhan sekolah.
Ia menilai pembangunan ruang kelas baru harus menjadi prioritas dibandingkan pengadaan fasilitas yang belum mendesak.
“Daripada membeli televisi besar seharga Rp150 juta, lebih baik dana itu dipakai membangun ruang kelas baru di sekolah yang masih kekurangan,” ujar Idham, Jumat (22/8/2025).
Idham mencontohkan, dengan anggaran sekitar Rp1,5 miliar, setidaknya bisa dibangun enam hingga tujuh ruang kelas baru. Hal itu, menurutnya, jauh lebih bermanfaat karena masih banyak sekolah di Kukar yang bangunannya tidak layak digunakan.
“Anak-anak berhak belajar di ruang yang aman dan nyaman. Karena itu, ruang kelas baru harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
DPRD Kukar, lanjut Idham, akan terus mengawasi agar setiap rupiah dari dana pendidikan tidak salah alokasi.
Dia menekankan, transparansi dan evaluasi rutin diperlukan supaya bantuan pendidikan benar-benar dirasakan langsung oleh siswa dan guru.
“Bantuan pendidikan tidak boleh asal-asalan. Harus sesuai kebutuhan di lapangan dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas belajar,” ungkapnya.
Idham berharap, dengan pengelolaan anggaran yang tepat, sekolah-sekolah di Kukar bisa segera memiliki fasilitas memadai, sehingga mendorong prestasi akademik dan semangat belajar siswa. (Hf/Adv)

