Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Kukar Minta Insentif Rp 100 Juta untuk Komunitas Perlu Kurasi Ketat
    Advertorial

    DPRD Kukar Minta Insentif Rp 100 Juta untuk Komunitas Perlu Kurasi Ketat

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraAgustus 9, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akhmad Akbar Haka. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Program pemberian insentif Rp100 juta untuk komunitas di Kutai Kartanegara (Kukar) menuai sorotan dari kalangan legislatif.

    Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akbar Haka, menyampaikan keprihatinannya terhadap program tersebut jika dijalankan tanpa proses seleksi yang ketat.

    Menurut Akbar, pemerintah harus berhati-hati agar dana sebesar itu tidak disalurkan secara serampangan. Ia menilai, jika tidak ada kurasi dan mekanisme pengawasan yang jelas, program justru bisa melahirkan masalah baru.

    “Saya pernah sampaikan ke Pak Sekda, jangan sampai kita beri motor balap ke orang yang belum bisa balapan. Bisa celaka atau sia-sia,” tegasnya, Sabtu (9/8/2025).

    Akbar mengusulkan agar dana komunitas ini dialihkan untuk program yang lebih strategis dan memberdayakan, seperti sertifikasi profesi. Ia mencontohkan profesi kreatif yang tengah berkembang di kalangan anak muda, seperti fotografer, videografer, desainer grafis, hingga barista. Sertifikasi ini, menurutnya, tidak hanya meningkatkan kompetensi tetapi juga memperluas peluang kerja dan usaha.

    Ia juga menyayangkan jika anggaran besar ini hanya habis untuk kegiatan seremonial tanpa output yang jelas. Pemerintah daerah, kata Akbar, harus mengubah pendekatan dari sekadar kegiatan jangka pendek menjadi investasi jangka panjang dalam pengembangan SDM Kukar.

    “Kalau komunitas diberi dana, tapi tidak jelas roadmap dan targetnya, itu bukan pemberdayaan, itu hanya pembagian,” tambahnya.

    Akbar pun mendorong agar Pemkab Kukar segera menyusun parameter penilaian dan pelibatan publik dalam proses seleksi.

    Legislator dari Fraksi PDI-P ini percaya, jika dikelola dengan benar, dana komunitas bisa menjadi instrumen penting membangun ekosistem kreatif yang sehat di Kukar. (Hf/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.