Halonusantara.id, KUKAR — Perayaan kemerdekaan tahun ini kembali menjadi bahan renungan bagi legislator DPRD Kukar, Desman Minang Endianto. Baginya, ukuran kemerdekaan bukan hanya soal upacara atau perayaan, melainkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar yang layak.
Ia menilai, listrik, air bersih, fasilitas kesehatan, hingga pendidikan merupakan indikator nyata yang menentukan kualitas hidup masyarakat. Sayangnya, menurut Desman, kebutuhan mendasar itu belum sepenuhnya dirasakan warga Kukar secara merata.
“Merdeka itu bebas dari penjajahan. Dalam konteks hari ini, bebas itu berarti kita bisa mendapatkan layanan dasar secara mudah dan merata, tanpa harus ada keluhan karena air tidak mengalir, listrik mati, atau sekolah yang tidak memadai,” ujar Desman, Minggu (17/8/2025).
Legislator asal Dapil Tenggarong ini menuturkan, dirinya kerap menerima keluhan saat berkunjung ke wilayah pinggiran. Banyak masyarakat yang merasa belum tersentuh pembangunan, padahal mereka punya hak sama seperti warga di pusat kota.
Menurutnya, kesenjangan ini perlu segera diatasi karena akan menjadi beban sosial di kemudian hari. Ia mendesak pemerintah daerah untuk menjadikan pemerataan infrastruktur sebagai prioritas utama, bukan hanya fokus pada pembangunan fisik di perkotaan.
“Momentum HUT ke-80 RI harusnya menjadi refleksi, sejauh mana kita memberi arti merdeka untuk seluruh rakyat. Kalau kebutuhan dasar saja masih sulit didapat, kita harus jujur bahwa pekerjaan rumah kita masih besar,” tegasnya. (Hf/Adv)

